maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Usul Pembangunan Rel Kereta Api Melayang

Pemerintah Kota Makassar bersikukuh membangun rel kereta api secara elevated sementara dari pemerintah pusat #InfoTempo

arsip tempo : 171919109880.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. tempo : 171919109880.

Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mengusulkan pembangunan rel kereta api melayang atau elevated di kota yang dipimpinnya. Usulan tersebut disampaikan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat saat mendampingi Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Februari 2024.

“Beliau (Jokowi) langsung catat semua," ujar Wali Kota yang akrab disapa Danny Pomanto kepada wartawan, Rabu, 28 Februari 2024.

Menurut dia, pembangunan rel kereta api melayang lebih cocok, karena pembangunan secara et grade (di tanah) dapat mengakibatkan banjir di Kota Makassar. "Membuat Makassar banjir dan menggenangi gudang logistik kita," ucap Danny.

Terbukti dengan banjir yang terjadi di Kabupaten Maros dan Pangkep akibat pembangunan kereta api trans-Sulawesi. Meski begitu, menurut Danny Pemerintah Kabupaten Maros dan Pangkep telah menemukan solusi penanganan banjir akibat pembangunan jalur tersebut.

Proyek pembangunan kereta Makassar-Parepare dibangun pada 2015, menggunakan sejumlah instrumen pembiayaan yakni APBN, APBD, pendanaan kreatif non APBN (KPBU, LMAN, SBSN). Kereta Api Makassar–Parepare mengimplementasikan Undang - Undang Perkeretaapian karena memiliki operator prasarana, operator sarana, dan melibatkan badan usaha.

Proyek Kereta Api ini melayani konektivitas pada lima wilayah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan yaitu Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Barru, Kota Makassar, dan Kota Parepare.

Selain untuk mendukung mobilitas pergerakan manusia, jalur kereta api Makassar–Parepare juga akan mendukung kelancaran distribusi logistik karena melewati beberapa pelabuhan dan kawasan industri semen.

Pada 29 Oktober 2022, telah dioperasikan secara terbatas Kereta Api Pare-Pare - Makassar tahap I Barru - Pangkep sepanjang 66 Km yang melewati tujuh stasiun. Dan pada 2 Desember 2022, diadakan soft launching Kereta Api Makassar-Pare-pare Tahap I Jalur Pangkep-Maros sepanjang 14 Km melewati tiga stasiun.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 23 Juni 2024

  • 16 Juni 2024

  • 9 Juni 2024

  • 2 Juni 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan