maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin

Kabupaten AgamĀ 

Mencetak Generasi Pintar Kabupaten Agam

Pemerintah Kabupaten Agam memiliki berbagai program pendidikan demi menghasilkan generasi yang cerdas dan berakhlak.

arsip tempo : 171919200718.

Pemerintah Kabupaten Agam memiliki berbagai program pendidikan demi menghasilkan generasi yang cerdas dan berakhlak.. tempo : 171919200718.

Bupati Agam, Sumatera Barat, Andri Warman, memberikan perhatian besar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dia mendorong pihak sekolah meningkatkan mutu pendidikan agar melahirkan generasi berkualitas yang akan menjadi tokoh terkemuka di masa mendatang. 

Upaya Pemerintah Kabupaten Agam ini sejalan dengan Visi Indonesia Emas 2045 yang memiliki empat pilar, salah satunya adalah pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam membangun masyarakat yang mandiri, berdaya saing, berkualitas, dan berkarakter, Bupati Andri Warman menghadirkan program prioritas pendidikan unggul untuk semua melalui “Agam Maju Generasi Pintar”. Program ini dilaksanakan dengan memberikan bantuan biaya hidup kepada mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk berkuliah di perguruan tinggi favorit. 

Saat ini tercatat sebanyak 228 mahasiswa yang menerima bantuan tersebut. Rinciannya, 110 orang pada 2021 dan 118 orang pada 2022. Mereka berkuliah di Sumatera Barat dengan bantuan biaya hidup Rp 750 ribu per bulan, di luar Sumatera Barat namun masih di Pulau Sumatera sebesar Rp 1 juta per bulan, dan di luar pulau Sumatera sebanyak Rp 1,25 juta per bulan.

Pada 2023, Pemerintah Kabupaten Agam memverifikasi 571 calon mahasiswa penerima bantuan biaya hidup. Syaratnya, lulusan SMA/sederajat yang dinyatakan masuk sebagai calon mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri maupun swasta dan terdaftar sebagai penduduk Kabupaten Agam.

Pemerintah menjalin kerja sama penguatan sumber daya manusia melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Beberapa perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama dengan  Pemerintah Kabupaten Agam, antara lain IPDN, Universitas Terbuka, UIN Imam Bonjol Padang, Universitas Andalas, Politeknik Negeri Padang, Universitas Bung Hatta, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Universitas Indonesia, Universitas Eka Sakti, Universitas Multimedia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Perintis Indonesia, STIE H. Agus Salim Bukittinggi.

Guna mencetak generasi pintar, pemerintah kabupaten memperbanyak materi muatan lokal di sekolah, seperti agama, adat istiadat, dan lainnya. “Muatan lokal, agama, dan adat istiadat menjadi ekstrakurikuler yang penting dalam membentuk akhlak dan kepribadian anak didik menjadi lebih baik,” kata Andri Warman.

Pemerintah Kabupaten Agam memiliki berbagai program pendidikan demi menghasilkan generasi yang cerdas dan berakhlak.

Salah satu kemampuan yang penting untuk dimiliki generasi muda dalam menjawab tantangan globalisasi adalah kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris. Bupati Andri Warman membentuk Kampung Inggris pada 26 Juni 2022 di lima nagari atau desa sebagai proyek percontohan. Lima nagari itu adalah Nagari Gadut, Biaro Gadang, Batu Palano, Lawang, dan Manggopoh, serta satu-satunya Kampung Inggris yang berdiri atas inisiatif pribadi, yaitu Nagari Balingka.

Setiap Nagari penyelenggara Kampung Inggris akan merekrut 30 peserta berusia 16-35 tahun, mampu berbahasa Inggris, dan diprioritaskan bagi anak nagari atau penduduk nagari yang berasal dari kecamatan di mana Kampung Inggris berada. Kampung Inggris ini juga diprioritaskan bagi anak-anak yatim/piatu dan dari keluarga tidak mampu. 

Terdapat 20 pengajar bahasa Inggris yang merupakan tenaga terlatih, direkrut secara professional, dan telah mendapatpembekalan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). “Kehadiran Kampung Inggris juga menjadi upaya mendukung pariwisata, di mana nagari yang menjadi percontohan memiliki daya tarik wisata tersendiri di Kabupaten Agam,” kata Andri.

Tak hanya bantuan biaya hidup untuk mahasiswa dan mendirikan Kampung Inggris, Pemerintah Kabupaten Agam melaksanakan Program Rumah Tahfiz dan Musabaqah Hifzil Quran (MHQ). 

Pada akhir 2020, Rumah Tahfidz yang terdaftar di Kabupaten Agam hanya 48 unit. Kemudian di 2021 bertambah menjadi 213 Rumah Tahfidz dan pada akhir 2022 sebanyak 268 Rumah Tahfidz. Pada 2023, Pemerintah Kabupaten Agammenganggarkan Rp 1,7 miliar untuk mendukung program rumah tahfidz. Dan hingga kini jumlah Rumah Tahfiz sebanyak 293 unit. 

Bupati Andri Warman juga menyelenggarakan MHQ pertama tingkat Kabupaten Agam pada 23 November 2022 yang diikuti 501 peserta. Kegiatan ini bertujuan memotivasi masyarakat untuk menghafal Al-Quran, terutama bagi anak muda. Untuk menambah  semangat, Pemerintah Kabupaten Agam memberikan hadiah ibadah umrah kepada para pemenang MHQ.

Pemerintah Kabupaten Agam memiliki berbagai program pendidikan demi menghasilkan generasi yang cerdas dan berakhlak.

Bupati Andri Warman memiliki 172 anak asuh. Seorang di antaranya, yakni Nike Hardiyani, 22 tahun, berhasil meraih gelar sarjana dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas Padang. Putri dari pasangan Satria Ofrazil dan Edayeni ini menjadi anak asuh Andri Warman selama 7 tahun. “Terima kasih atas kesempatan ini sehingga saya dapat menuntaskan studi,” kata Nike yang memperoleh IPK 3,58.

Anak asuh lainnya, Muhammad Ali Akbar mengatakan mendapatkan kasih sayang dari Bupati Andri Warman sebagaimana ayah kandung. “Sesibuk apapun, Bapak selalu tetap ada waktu untuk memperhatikan kami. Itu yang membuat saya bersemangat menuntut ilmu,” kata Ali. Bupati Andri kerap mengangkat anak asuh yang memiliki prestasi di sekolah, penghafal Al-Quran, dan berasal dari keluarga kurang mampu. 

Bupati yang telah mengabdikan diri selama 33 tahun sebagai dosen ini berpesan kepada generasi muda agar tidak minder dan jangan pesimistis dalam hidup. “Pegang prinsip saya, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini jika kita mau,” kata Andri.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 23 Juni 2024

  • 16 Juni 2024

  • 9 Juni 2024

  • 2 Juni 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan