maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


Tiba di Cilacap, Tim Ekspedisi Maritim Kunjungi Makam Pejuang

Minggu, 9 Oktober 2022

Dari 12 makam pejuang itu hanya makam kapten Suadji yang tidak dipindah. #Infotempo

Tim Ekspedisi Maritim TNI AL & Tempo di sambut warga desa Dondong, Cilacap.. tempo : 167556979598

Tim Ekspedisi Maritim Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dan Tempo, telah sampai di Kabupaten Cilacap, Kamis, 6 Oktober 2022. Mereka disambut langsung oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Cilacap Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo, S. Sos., didampingi Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, di Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan.

Desa Dondong ini menjadi tempat yang pertama dari rute Ekspedisi Maritim diwilayah kerja Lanal Cilacap. Tim mengunjungi makam dari pejuang kemerdekaan ALRI, Almarhum Kapten Suwaji.

"Antusias warga desa Dongdong sangat luar biasa karena mereka tahu ada pejuang-pejuang dari Angkatan Laut yang memperjuangkan daerahnya dalam melawan kolonis Belanda," kata Sugeng.

Menurut Sugeng, dari sejarah itulah masyarakat sangat dekat dengan Angkatan Laut dalam hal ini Lanal Cilacap. "Mereka juga ingin bahwa ini loh di tempat kami ada pahlawan yang memang belum masuk dalam keputusan dari pemerintah, yaitu Kapten Suadji yang telah memperjuangkan di dalam mengusir kolonis belanda. Jadi mereka ingin mengangkat desa Dongdong yang notabanenya desa miskin," ujarnya.

Masyarakat pun antusias dengan kunjungan Ekpsedisi Maritim TNI AL dan Tempo. "Desa mereka jadi terangkat sehingga diharapkan dari kunjungan ini ada kunjungan-kunjungan yang lain," kata Sugeng.

Sugeng menjelaskan, sebenarnya ada 12 pejuang Angkatan Laut yang gugur pada saat itu di daerah Dondong. Kemudian dari 12 makam pejuang itu hanya kapten Suadji yang tidak mau dipindah. "Yang lain sudah dipindah di Taman Makam Pahlawan Surengrono. Harapannya kedepan saya akan bekerja sama dengan stakeholder yang lain untuk membenahi makam tersebut".

Sugeng juga berharap dengan adanya kunjungan Ekspedisi Maritim di wilayah kerja Lanal Cilacap, para pemuda akan antusias untuk menjadi prajurit Angkatan Laut. "Walaupun mereka tidak ingin menjadi prajurit angkatan laut pun mereka akan melihat, memandang bahwa laut adalah untuk masa depan mereka di masa-masa mendatang, karena disitu ada sumber kekayaan laut yang luar biasa," ujar Sugeng. *

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 5 Februari 2023

  • 29 Januari 2023

  • 22 Januari 2023

  • 15 Januari 2023


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan