Info Tempo 7/15

Sebelumnya Selanjutnya
text

OJK Minta Bank Pembangunan Daerah Percepat Transformasi Digital

Transformasi digital adalah keniscayaan bagi industri perbankan di era ekonomi digital yang disruptif saat ini.

i Kantor Pusat Otoritas Jasa Keuangan
Kantor Pusat Otoritas Jasa Keuangan

Bali - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Bali Nusa Tenggara Giri Tribroto meminta Bank Pembangunan Daerah (BPD) mempercepat transformasi digital.

Menurut Giri Tribroto, langkah akselerasi transformasi digital perlu dilakukan. Agar ekspansi bisnis kredit BPD dapat lebih optimal. Apalagi di masa pandemi Covid-19, banyak program kredit dari pemerintah yang disalurkan lewat BPD.

“Transformasi digital adalah keniscayaan bagi industri perbankan di era ekonomi digital yang disruptif saat ini. Banyak perbankan nasional dan BUMN sudah memulainya,” kata Giri Tribroto saat seminar, di Kuta, Bali, 23 November 2011.

Ia mengakui, akselerasi transformasi digital bukan hal yang mudah dilakukan. Apalagi oleh bank menengah hingga kecil. Bahkan oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sekalipun. Karena hal ini terkait dengan anggaran, SDM dan sistem yang harus disiapkan.

Menurut dia, BPD bisa berkolaborasi dengan ekosistem digital. Seperti Perfindo Biro Kredit IdScore. Dengan kolaborasi, BPD akan memiliki posisi strategis dalam sistem perekonomian daerah.

Direktur Utama Perfindo Biro Kredit IdScore Yohanes Arts Abimanyu membenarkan pendapat Giri Tribroto. Menurutnya, BPD akan bisa tumbuh lebih sehat dengan memanfaatkan data kredit secara digital. Keputusan dapat diambil secara cepat dan efisien.

Abimanyu memaparkan, analisis kredit berbasis credit scoring diakses digital dikombinasikan dengan program penjaminan kredit bagi pelaku usaha. Hal ini akan mendorong ekspansi pertumbuhan bisnis penyaluran kredit dengan risiko yang termitigasi.

"Tidak hanya bagi kreditur, debitur juga akan memperoleh manfaat berupa terbukanya akses pembiayaan bagi kalangan unbanked dan sumber modal kerja bagi pelaku usaha," papar Abimanyu.

Sementara Direktur Eksekutif Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Wimran Ismaun mengatakan, hampir seluruh BPD sudah mulai menerapkan sistem digital di semua produk.

"Kami berkolaborasi dengan lembaga digital," kata Wimran Ismaun.

Menurutnya, BPD punya nilai lebih dibanding bank nasional dalam hal kinerja kredit. Yaitu hubungan emosional pemegang saham dengan pemerintah daerah dan bunga kredit.

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Tempo



Info Tempo 7/15

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.