Hukum 2/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Khilaf Bermiliar-miliar

Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Stepanus Robin Pattuju, meminta uang kepada para tersangka korupsi untuk menyelamatkannya. Mengklaim punya banyak jejaring.

i Terdakwa anggota penyidik KPK, Stepanus Robin  Pattuju (kiri), mengikuti sidang perdana pembacaan surat dakwaan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta,  13 September 2021/TEMPO/Imam Sukamto
Terdakwa anggota penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju (kiri), mengikuti sidang perdana pembacaan surat dakwaan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, 13 September 2021. TEMPO/Imam Sukamto
  • Sebelum ditangkap, Stepanus Robin Pattuju menemui tiga penyidik KPK lain di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan. .
  • Kepada para korbannya, Robin mengklaim tengah mengumpulkan uang untuk tim.
  • Wali Kota nonaktif Tanjungbalai, Muhammad Syahrial, merasa ditipu Robin. .

KABAR penangkapan Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, Muhammad Syahrial, dalam kasus jual-beli jabatan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi menyeruak pada Selasa pagi, 20 April lalu. Ajun Komisaris Stepanus Robin Pattuju, kala itu masih menjabat penyidik KPK, panik.

Menjelang siang, pria 33 tahun ini menghubungi tiga penyidik KPK: Herbin Sianipar, Mukti Wibawa, dan Sony Wibisono. Robin mengajak mereka bertemu di Perguruan Ti...


Reporter Linda Trianita


Stepanus Robin Pattuju Kasus Korupsi Azis Syamsuddin Suap Penyidik KPK Kasus Suap KPK

Hukum 2/2

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.