Hukum 2/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Dua Kali di Restoran Sate Babi

Seorang pegiat lembaga swadaya masyarakat dua kali menjadi tersangka Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dalam satu kasus sengketa tanah. Ada dugaan kriminalisasi.

i Kawasan di dekat titik sengketa lahan di jalan alternatif Cibubur-Cileungsi, Jawa Barat, 22 Juni 2021./TEMPO/ Riky Ferdianto
Kawasan di dekat titik sengketa lahan di jalan alternatif Cibubur-Cileungsi, Jawa Barat, 22 Juni 2021./TEMPO/ Riky Ferdianto
  • Hanya karena mengirimkan surat pernyataan lewat akun WhatsApp, seorang pegiat LSM ditangkap hingga diproses di pengadilan. .
  • Belakangan, koordinator lembaga swadaya masyarakat bernama Advokasi Rakyat untuk Nusantara (Arun) Bogor Raya ini bebas karena dianggap tak terbukti memalsukan tandatangan dan menyalahi Undang-Undang ITE.
  • Tapi kini dia embali menjadi tersangka karena menulis sengketa tanah itu di blog pribadi dan sejumlah media. .

DI balik terungku Iin menerima surat penetapan tersangka dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Barat, pada pertengahan Februari 2021. Warga Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, itu dituding melanggar Pasal 45 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik karena menyampaikan kabar bohong di Internet. “Ini pemidanaan saya yang kedua,” ujar Iin ketika ditemui, Selasa, 22 Juni lalu.

Seorang pengusaha ...


Reporter Riky Ferdianto - profile - https://majalah.tempo.co/profile/riky-ferdianto?riky-ferdianto=162757283312


Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik | UU ITE Sengketa Tanah Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat Kabupaten Bogor

Hukum 2/3

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.