Hukum 2/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Ubi Terlarang di Tanah Nenek Moyang

Seorang warga suku Sakai di Bengkalis, Riau, dihukum penjara satu tahun dan denda Rp 200 juta karena menebang pohon akasia di lahan yang diklaim perusahaan. Hakim disebut salah menerapkan hukum.

i Kondisi lahan yang digarap Bongku yang kala itu ingin menanam ubi kayu, 28 Mei 2020. TEMPO/Wilingga
Kondisi lahan yang digarap Bongku yang kala itu ingin menanam ubi kayu, 28 Mei 2020. TEMPO/Wilingga
  • Suku Sakai menggantungkan hidup dari hutan sejak sebelum kemerdekaan. .
  • Suku Sakai mengajukan kawasan hutan di Bengkalis sebagai tanah ulayat sejak 2001, tapi belum dikabulkan pemerintah.
  • Bongku membuka ladang untuk menanam ubi. .

BONGKU bin Jelodan pamit kepada istrinya, Juli, pada Ahad pagi, 3 November 2019, untuk membuka ladang di hutan Distrik Duri II di Bengkalis, Riau, yang dia mulai sehari sebelumnya. Warga Dusun Suluk Bongkal, Desa Koto Pait Beringin, Bengkalis, itu pernah berladang di lokasi yang sama bertahun lalu. Ia bermaksud menanam ubi racun lagi di sana.

Bapak empat anak itu berjalan kaki menuju hutan yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumahnya. Lada...


Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=163246376297


Masyarakat Adat Sengketa Lahan Pemerintah Provinsi Riau

Hukum 2/2

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.