Ekonomi dan Bisnis 2/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Anak Indie Tak Tergerus ArusĀ 

Sejumlah label musik indie (independen) di daerah menyiasati maraknya layanan streaming. Sebagian memanfaatkan, sebagian lagi menampiknya. 

i Pendiri Grimloc Records, Heri
Pendiri Grimloc Records, Heri "Ucok" Sutresna di Bandung, 31 Desember 2021. TEMPO/Prima mulia
  • Label musik indie digempur penetrasi layanan streaming. .
  • Alasan bertahan di jalur produk fisik.
  • Tak semua bisa mendulang cuan di platform digital. .

BERPROFESI pengelola label musik indie atau independen, Uji “Hahan” Handoko bisa bekerja sekaligus melakoni hobinya mengoleksi piringan hitam. Puluhan rekaman fonograf tersimpan rapi di studio Hahan di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Salah satunya Starlit Carousel, album perdana Leilani Hermiasih, musikus dan pianis yang dikenal dengan nama panggung Frau.

Sampul piringan hitam alias vinil Starlit Carousel tampak artistik, be

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Khairul Anam


Musik Indie Musik Industri Musik Streaming Royalti Lagu

Ekonomi dan Bisnis 2/2

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.