Ekonomi dan Bisnis 1/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Megap-megap Setrum Atap

Pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap tak menentu. Regulasi baru layu sebelum berlaku. 

i Panel surya di pabrik Coca-Cola Amatil Indonesia, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Desember 2020. Tempo/Tony Hartawan
Panel surya di pabrik Coca-Cola Amatil Indonesia, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Desember 2020. Tempo/Tony Hartawan
  • Banyak ketidakpastian dalam pengembangan PLTS atap. .
  • Regulasi anyar yang ditunggu pelaku industri dibahas ulang.
  • Tekanan besar bagi PLN. .

COCA-COLA Europacific Partners Indonesia tengah sibuk memperkuat struktur atap bangunan pabriknya di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Perusahaan hasil merger Coca-Cola Amatil dengan Coca-Cola European Partners ini berniat membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Atap lagi.

Pembangkit ini akan menjadi proyek hijau perusahaan berikutnya, setelah PLTS atap seluas 72 ribu meter persegi dengan kapasitas puncak 7,13 megawatt terpa

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Retno Sulistyowati


Pembangkit Listrik Tenaga Surya Energi Matahari energi terbarukan PLN PLTS Atap

Ekonomi dan Bisnis 1/2

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.