Barang Wajib - Pokok dan Tokoh - majalah.tempo.co

Pokok dan Tokoh 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Barang Wajib


KELLY Tandiono tergolong nyantai soal barang bawaan.

Tempo

Edisi : 8 Februari 2019
i Kelly Tandiono. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Kelly Tandiono. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Asalkan sudah menenteng dompet, model dan aktris ini siap melenggang ke mana pun. “Dompet jangan sampai ketinggalan. Kalau handphone, masih bisa dibeli, ha-ha-ha…,” katanya saat ditemui dalam jumpa media Sun Life Resolution Run for Life 2019, akhir bulan lalu. Maka tasnya pun tak pernah penuh. Kelly, 32 tahun, membukanya untuk Anda.

TEMPO/Hilman Fathurrahman W

 

1. Dompet

Barang ini yang wajib Kelly bawa ke mana pun dia pergi.

2. Telepon seluler

Aktris serial aksi Grisse di HBO Asia ini punya dua ponsel. Satu untuk pekerjaan, satu untuk urusan pribadi.

3. Face mist

Pegiat triatlon ini khawatir kulitnya kering kalau tak sering-sering kena semprot face mist. “Biar seger mukanya,” ujar Kelly.

4. Lip balm

Kelly juga tak pernah absen membawa pelembap bibir agar bibirnya tak kering.

5. Pensil alis

Mentor Asia’s Next Top Model Season 4 ini sadar alisnya tipis. Dia menutupinya dengan pensil alis.

6. Kantong makeup

Untuk keperluan syuting dan pemotretan, Kelly membawa foundation, penjepit bulu mata, blush on, lipstik, dan eye concealer. Jika tidak sedang menjalani syuting atau pemotretan, dia tampil dengan taburan makeup tipis. “Pakai BB cream—sejenis pelembap—dan blush on dikit, sudah,” katanya.

 


 

Armand Maulana. TEMPO/Nurdiansah

 

Geregetan Karena Anak

TUBAGUS Armand Maulana gemas bukan kepalang. Vokalis band Gigi ini yakin betul anak semata wayangnya, Naja Dewi Maulana, berbakat menyanyi. Namun, bukannya mengikuti jejak ayahnya di dunia tarik suara, remaja 17 tahun itu malah mengejar cita-citanya sebagai ilustrator.

Armand dan istrinya, Dewi Gita—juga biduan—tak henti membujuk sang anak, termasuk dengan menyodorkan produser untuk membuat single. Namun Naja bergeming. “Ibunya bilang, ‘Kamu itu dikasih talenta yang besar sama Allah, kok, enggak mau?’,” kata Armand saat ditemui di Erwin Gutawa Music Center, Kamis dua pekan lalu.

Pria kelahiran Bandung 47 tahun silam itu merasa anaknya memiliki jalan yang berkebalikan dengannya. Saat mengejar karier di dunia musik dan memutuskan putus kuliah pada awal 1990-an, Armand ditentang keluarganya. “Kakak-kakak saya marah. Tapi gimana, ini hati saya yang memanggil,” ujarnya.

Sembari menunggu “panggilan hati” Naja, Armand merayu anaknya itu dengan berbagai cara. Harapan mulai terlihat saat anaknya tampil dalam konser 1 Hati 1 Cinta—pergelaran merayakan 25 tahun pernikahan dan karier bermusik Armand dan Dewi—di Ciputra Artpreneur, Jakarta, bulan lalu. Armand mengatakan anaknya terlihat bahagia. “Mungkin ini bisa membuka matanya bahwa energi panggung itu enak dan asyik.”

 


 

Tarra Budiman. TEMPO/M Taufan Rengganis

 

Pilih Istri Dan Lari

TARRA Budiman menepikan hobinya menunggang sepeda motor sejak istrinya, Gya Sadiqah, berbadan dua. “Sudah setahun enggak ikut kegiatan Motorbaik,” katanya menyebut nama klub sepeda motornya, Januari lalu.

Tarra, 32 tahun, berfokus mempersiapkan diri menjadi seorang bapak. Aktor dengan nama lahir Bimantara Budimansyah ini antara lain ikut les privat memandikan bayi dan kursus singkat memijat ibu, belajar mendukung istrinya menyusui. Akhir Desember tahun lalu, putrinya lahir.

Sejak saat itu, ia ikut begadang menemani Gya menyusui dan memompa air susu tengah malam. “Kalau didukung suami, istri akan bahagia,” ujar pemeran Okisena dalam film Terlalu Tampan karya Sabrina Rochelle Kalangie yang sedang tayang ini.

Tarra tak meliburkan semua hobinya. Ia masih rutin joging, olahraga yang ia tekuni sejak dua tahun lalu. Sepanjang 2018, ia mengikuti berbagai lomba lari 10 kilometer.

Tahun baru, target baru. Tarra ingin naik kelas ke kategori setengah maraton. Jika ada kesempatan mengikuti lomba di luar negeri, ia akan meningkatkan levelnya ke maraton penuh. Ia menyesuaikan jadwal lari dengan tugasnya sebagai ayah. “Bisa pagi, atau kalau malamnya habis begadang, ditukar jadi sore,” ucapnya.



Pokok dan Tokoh 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 8 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda memiliki 3 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

8 artikel gratis setelah Register.