Senjata Ilegal Kena Cekal - majalah.tempo.co ‚Äč

Senjata Ilegal Kena Cekal

Minggu, 8 Oktober 2017 00:00 WIB

IMPOR senjata oleh Kepolisian Republik Indonesia dari Bulgaria dituding bermasalah. Sebanyak 280 pucuk pelontar granat dan 5.932 butir amunisi Castior round RLV-HEFJ hingga Rabu pekan lalu masih tertahan di gudang Bandar Udara Soekarno-Hatta. Senjata itu tak bisa dikirim ke markas Korps Brigade Mobil lantaran belum mendapat rekomendasi dari Badan Intelijen Strategis Tentara Nasional Indonesia.

Sebelumnya, Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan ada instansi nonmiliter membeli 5.000 pucuk senjata. "Polisi tak boleh memiliki senjata yang bisa menembak tank, pesawat, dan kapal. Saya serbu kalau ada," katanya. Tapi Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebutkan pembelian senjata oleh Polri sesuai dengan prosedur. "Sudah ada suratnya," ujar Ryamizard, Selasa pekan lalu.

Senjata Ilegal Kena Cekal

IMPOR senjata oleh Kepolisian Republik Indonesia dari Bulgaria dituding bermasalah. Sebanyak 280 pucuk pelontar granat dan 5.932 butir amunisi Castior round RLV-HEFJ hingga Rabu pekan lalu masih tertahan di gudang Bandar Udara Soekarno-Hatta. Senjata itu tak bisa dikirim ke markas Korps Brigade Mobil lantaran belum mendapat rekomendasi dari Badan Intelijen Strategis Tentara Nasional Indonesia.

Sebelumnya, Panglima Tentara Nasional Indonesia Jend

...

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 5 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Administrator

Anda belum Login/Register. Dapatkan

5 artikel gratis setelah Register.