Rayuan Pulau Buatan - majalah.tempo.co

Rayuan Pulau Buatan

Senin, 11 September 2017 00:00 WIB

PULUHAN truk tronton ulang-alik melintasi jembatan penghubung Pantai Indah Kapuk (PIK) 1 dan Pulau D di Teluk Jakarta pada Ahad siang dua pekan lalu. Pada bak truk, menggunung tanah yang berasal dari bekas galian pembangunan sebuah apartemen di PIK 1. Muatan tersebut untuk menguruk beberapa titik di pulau buatan itu.

Melewati jembatan dari arah PIK 1, puluhan rumah berderet di sisi kiri jalan. Setelah permukiman tersebut, kompleks perkantoran empat lantai memanjang di kiri-kanan jalan. Pekarangannya beralas paving block sebagaimana jalan utama yang membelah pulau.

Rayuan Pulau Buatan
Hak guna bangunan Pulau D terbit saat moratorium reklamasi belum dicabut. Meski mendirikan bangunan baru dilarang, gedung dan rumah terus tumbuh di pulau buatan itu. Banyak kejanggalan dalam penerbitan sertifikat tersebut.

Baca Juga

  • Resolusi Sepeda
  • Bahan Bakar Limbah Biomassa
  • Kiri-Kanan Tidak Oke
  • Candu PlayStation
  • PULUHAN truk tronton ulang-alik melintasi jembatan penghubung Pantai Indah Kapuk (PIK) 1 dan Pulau D di Teluk Jakarta pada Ahad siang dua pekan lalu. Pada bak truk, menggunung tanah yang berasal dari bekas galian pembangunan sebuah apartemen di PIK 1. Muatan tersebut untuk menguruk beberapa titik di pulau buatan itu.

    Melewati jembatan dari arah PIK 1, puluhan rumah berderet di sisi kiri jalan. Setelah permukiman tersebut, kompleks perkantoran e

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini