Majalah TEMPO | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Lingkungan



  • Binasa Gajah di Pelupuk Mata
    Lingkungan

    Binasa Gajah di Pelupuk Mata

    Kematian gajah Sumatera di Riau marak. Setidaknya 24 ekor gajah mati dalam rentang waktu 2015-2020. Fragmentasi habitat gajah akibat konversi hutan menjadi lahan perkebunan dan hutan tanaman industri kian memudahkan pemburu membunuh binatang besar itu untuk diambil gadingnya. Liputan ini merupakan kolaborasi antara Tempo, Tempo Institute, dan Mongabay.

  • Datuk Malang di Balai Raja
    Lingkungan

    Datuk Malang di Balai Raja

    Habitat gajah di kawasan Suaka Margasatwa Balai Raja kian sempit. Proyek jalan lingkar dan jalan tol tambah menggencet keberadaan mereka.

  • Remuk Teluk Terjepit Proyek
    Lingkungan

    Remuk Teluk Terjepit Proyek

    Puluhan bangunan, ruko, dan lapak pedagang tak berizin menjamur di pesisir Teluk Youtefa di Jayapura, Papua, yang termasuk kawasan hutan lindung. Hutan bakau dibabat, tanah ditimbun, dan dikaveling-kaveling. Sejumlah pejabat daerah Papua diduga menjadi pemilik bangunan yang berada di kawasan Pantai Holtekamp. Proyek pembangunan venue dayung untuk Pekan Olahraga Nasional yang bakal digelar tahun depan ditengarai tak memiliki izin. Kerusakan lingkungan makin mengancam kelangsungan ekosistem perairan dan hutan bakau serta kehidupan masyarakat pesisir Teluk Youtefa. Liputan ini bagian dari program Kolaborasi Media yang terselenggara berkat kolaborasi Tempo, Tempo Institute, dan Jubi.co.id.

  • Ikan Pergi dari Teluk Youtefa
    Lingkungan

    Ikan Pergi dari Teluk Youtefa

    Perkembangan pembangunan di Teluk Youtefa, termasuk jembatan Youtefa dan proyek venue dayung untuk Pekan Olahraga Nasional 2021, dinilai membawa dampak serius pada ekosistem perairan di kawasan itu. Aktivitas pembuangan limbah dan pembukaan hutan bakau meningkat.

  • Hutan Perempuan Kampung Injros
    Lingkungan

    Hutan Perempuan Kampung Injros

    Hutan bakau yang menyuplai bahan pangan bagi warga Kampung Injros dianggap sebagai lokasi berharga untuk kaum perempuan. Penimbunan karang untuk pembangunan venue dayung Pekan Olahraga Nasional yang bakal digelar tahun depan di Papua dinilai ikut menyumbang kerusakan lingkungan di hutan bakau.

  • Rumah Terakhir Primata Mentawai
    Lingkungan

    Rumah Terakhir Primata Mentawai

    Empat spesies primata endemis di Kepulauan Mentawai terancam punah. Populasinya yang terbanyak berada di luar kawasan Taman Nasional Siberut, yang merupakan area hutan produksi. Liputan ini mendapat dukungan Rainforest Journalism Fund yang bekerja sama dengan Pulitzer Center.

  • Hilang Pesisir Ditelan Banjir
    Lingkungan

    Hilang Pesisir Ditelan Banjir

    Peneliti ITB memperkirakan lebih dari 100 kabupaten dan kota di pesisir berpotensi hilang ditelan banjir laut. Climate Central memprediksi 23 juta penduduk pesisir Indonesia terkena rob akibat naiknya permukaan laut pada 2050.

     


  • Demi Kontes Burung dalam Sangkar
    Lingkungan

    Demi Kontes Burung dalam Sangkar

    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan lima spesies burung yang sudah sulit dijumpai di alam dari daftar dilindungi. Lebih mempertimbangkan para penangkar burung berkicau ketimbang rekomendasi LIPI.

  • Johan Silas: Kekhasan Kota Ada di Kampungnya
    Lingkungan

    Johan Silas: Kekhasan Kota Ada di Kampungnya

    Menurut Johan Silas, yang memelihara budaya itu di kampung. Kalau kampung hilang, kebudayaan juga hilang.

  • Lambat Bertambah Ruang Hijau Kota
    Lingkungan

    Lambat Bertambah Ruang Hijau Kota

    Pemerintah kota kesulitan memenuhi aturan luas ruang terbuka hijau 30 persen dari luas kota. Di Jakarta, target pertambahan ruang 23 hektare dari idealnya 650 hektare per tahun.

     

  • Mati Penyu di Dekat PLTU
    Lingkungan

    Mati Penyu di Dekat PLTU

    Penyebab matinya 28 penyu sisik dan penyu lekang di Pantai Teluk Sepang, Bengkulu, masih misterius. Ada yang mengaitkan kematian penyu-penyu itu dengan uji coba operasi PLTU Bengkulu, yang membuang limbah air bahang ke laut.

  • Ular Meruyak Setelah Alam Rusak
    Lingkungan

    Ular Meruyak Setelah Alam Rusak

    Habitat alami ular tergerus setelah manusia mengkonversi lahan dan hutan menjadi permukiman. Reptil melata itu mampu bertahan dan berkembang biak di antara hunian manusia.

  • Ambles Bandung Lebih Cepat
    Lingkungan

    Ambles Bandung Lebih Cepat

    Laju penurunan tanah atau ambles di wilayah Bandung lebih cepat dari daerah di Jakarta meski tak berada di pesisir. Pemicunya bisa sifat endapan tanah, beban bangunan, gempa, dan pengambilan air tanah.

  • Hutan Hilang Tawon Vespa Meradang
    Lingkungan

    Hutan Hilang Tawon Vespa Meradang

    Tawon Vespa affinis memilih bersarang di rumah karena habitat aslinya berubah menjadi permukiman. Permukiman dan tempat sampah terbuka menyediakan sumber makanannya.

  • Berhajat Ekowisata Selamatkan Harapan
    Lingkungan

    Berhajat Ekowisata Selamatkan Harapan

    Hutan Harapan menghadapi ancaman kebakaran lahan, perambahan hutan, dan pembukaan jalan tambang. Masih mengandalkan pendanaan donor, perusahaan restorasi ini butuh dukungan pemerintah.

  • Siaga Warga Melawan Api
    Lingkungan

    Siaga Warga Melawan Api

    Pengelola Proyek Katingan Mentaya bekerja sama dengan warga desa di sekitar area konsesi menghentikan laju kebakaran yang melalap sebagian lahan gambut mereka. Sempat kewalahan memadamkan api karena sulit mendapat air.

  • Gerak Limbung Lumbung Karbon
    Lingkungan

    Gerak Limbung Lumbung Karbon

    Api melalap sebagian area restorasi ekosistem Proyek Katingan Mentaya, Kalimantan Tengah. Kawasan terbesar di dunia dalam program perdagangan perdagangan karbon itu makin terkepung perkebunan sawit. Ketiadaan regulasi pemerintah memperparah keadaan. Ikuti laporan khusus hasil kolaborasi Tempo, lembaga investigasi Belanda Investico, dan Narasi.

  • Telur Ayam Beracun Plastik
    Lingkungan

    Telur Ayam Beracun Plastik

    Penelitian internasional menemukan konsentrasi dioksin dalam telur ayam di Tropodo, Jawa Timur, 80 kali lipat nilai baku mutu dan tertinggi kedua di Asia. Perlu pengujian apakah mencemari rantai makanan.

  • Kopi Kerinci Terancam Perubahan Iklim
    Lingkungan

    Kopi Kerinci Terancam Perubahan Iklim

    Produksi kopi arabika di Kerinci, Jambi, turun karena musim kemarau yang panjang. Serangan hama penyakit makin ganas.

  • Bambu Menguras Bekas Tambang Emas
    Lingkungan

    Bambu Menguras Bekas Tambang Emas

    Berbagai jenis bambu digunakan untuk memulihkan lahan kritis bekas tambang emas liar di Dharmasraya, Sumatera Barat. Selain untuk penghijauan, bambu mampu menyerap merkuri.

  • 12

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.