Majalah TEMPO | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Laporan Utama



  • Protokol Pelesiran Era Baru
    Laporan Utama

    Protokol Pelesiran Era Baru

    Dari menyiapkan protokol kesehatan hingga merumuskan model bisnis anyar, sektor transportasi dan perhotelan bersiap-siap menyongsong “era” baru. Jika tak ada penularan Covid-19 lagi, pariwisata Bali siap dibuka.

  • Rayuan Digital di Pusat Belanja
    Laporan Utama

    Rayuan Digital di Pusat Belanja

    Sejumlah pusat belanja siap beroperasi kembali dalam tatanan baru. Beberapa peretail beralih ke platform online, yang lain menyiapkan strategi digital.

  • Main Api Normal Baru
    Laporan Utama

    Main Api Normal Baru

    Lobi-lobi pengusaha ikut mendorong pemerintah memberlakukan normal baru di tengah pandemi corona. Tanpa indikator jelas, pemerintah menetapkan puluhan daerah untuk menerapkan tatanan baru.

  • Berperisai Menatap Guru
    Laporan Utama

    Berperisai Menatap Guru

    Proses belajar-mengajar akan berjalan dengan sistem campuran. Dikhawatirkan menjadi kluster baru kasus corona.

  • Tanpa Salaman di Rumah Tuhan
    Laporan Utama

    Tanpa Salaman di Rumah Tuhan

    Sejumlah pemimpin agama menyiapkan protokol ibadah. Jumlah anggota jemaah bakal dibatasi.

  • Laku Digital Mengail Cuan
    Laporan Utama

    Laku Digital Mengail Cuan

    Pendekatan digital dinilai merupakan kunci berbisnis pada era normal baru. Perbankan dianggap paling siap.

  • Geliat Lambat Ekonomi Dunia
    Laporan Utama

    Geliat Lambat Ekonomi Dunia

    Sejumlah negara membuka dunia usahanya dengan beragam tahap. Sangat ditentukan oleh tren infeksi virus corona.

  • Pantang Bubar demi Bugar
    Laporan Utama

    Pantang Bubar demi Bugar

    Pembatasan aktivitas di tempat umum akibat wabah Covid-19 tak mengendurkan semangat penggiat olahraga untuk terus berlatih. Pusat-pusat kebugaran yang ditutup selama pandemi siap beroperasi lagi.

  • Para Pengisi Ruang Kosong
    Laporan Utama

    Para Pengisi Ruang Kosong

    Di tengah pagebluk corona yang mematikan, sejumlah individu dan komunitas menolak diam dan tak mau menunggu pemerintah bersikap. Berawal dari ide sederhana, mereka membantu masyarakat yang terkena dampak pandemi. Menghimpun tenaga dan sumber daya, mereka bergerak cepat dan tepat untuk melawan wabah yang entah kapan berakhir. Inilah sebagian kisah gerakan solidaritas publik yang tak akan terhenti oleh bencana sekuat apa pun.

  • Ringan Beban di Kontrakan
    Laporan Utama

    Ringan Beban di Kontrakan

    Sejumlah pemilik kontrakan berinisiatif membantu penghuni yang terkena dampak corona. Meringankan beban pekerja yang dipotong gajinya.

  • Bekal Pangan Kaum Kusam
    Laporan Utama

    Bekal Pangan Kaum Kusam

    Jejaring aktivis mendirikan dapur umum Solidaritas Pangan untuk menyiapkan makanan bagi mereka yang terkena dampak Covid-19. Menyasar kaum miskin perkotaan.

  • Derma untuk Difabel
    Laporan Utama

    Derma untuk Difabel

    Penyandang disabilitas masuk kelompok yang rentan terkena dampak wabah Covid-19. Sejumlah komunitas turun tangan memberikan bantuan bahan kebutuhan pokok dan uang tunai untuk kaum difabel yang kehilangan pekerjaan.

  • Agar Bangsa Tak Mati
    Laporan Utama

    Agar Bangsa Tak Mati

    Turunnya permintaan dan terbatasnya akses distribusi di tengah pandemi Covid-19 bikin rontok harga bahan pangan. Gerakan solidaritas bermunculan untuk menyelamatkan petani di perdesaan.

  • Bilik Nyaman Penjaga Benteng
    Laporan Utama

    Bilik Nyaman Penjaga Benteng

    Pengusiran tenaga kesehatan membuat pemilik penginapan menghibahkan kamar. Sesama tenaga kesehatan saling membantu.

  • 20 Detik Menjaga Nyawa
    Laporan Utama

    20 Detik Menjaga Nyawa

    Sejumlah kelompok mencoba mengedukasi masyarakat untuk melawan corona dengan hal sederhana. Mengisi ruang kosong yang belum ditembus pemerintah.

  • Bala Jahit Baju Medis
    Laporan Utama

    Bala Jahit Baju Medis

    Sejumlah kelompok berinisiatif membuat alat pelindung diri bagi tenaga medis. Dibagikan gratis ke ratusan fasilitas kesehatan.

  • Tergelincir di Apeldoorn
    Laporan Utama

    Tergelincir di Apeldoorn

    Alat uji cepat Biozek yang didatangkan Kimia Farma dari Belanda diduga bermasalah. Hasil investigasi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) bersama Tempo menunjukkan alat itu diproduksi di Cina. Sejumlah penelitian pun menunjukkan akurasi Biozek rendah. Dijual seharga ratusan ribu hingga jutaan rupiah per unit, Biozek telah menyebar ke berbagai wilayah, termasuk Istana.

  • Tumpah Tangis setelah Salah
    Laporan Utama

    Tumpah Tangis setelah Salah

    Sejumlah hasil uji cepat di berbagai wilayah tak akurat. Bisa menimbulkan gangguan psikosomatis.

  • Petik Untung di Tengah Panik
    Laporan Utama

    Petik Untung di Tengah Panik

    Pelayanan rapid test bermunculan di berbagai tempat. Buntut dari minimnya pemeriksaan oleh pemerintah.

  • Patgulipat Alat Uji Cepat
    Laporan Utama

    Patgulipat Alat Uji Cepat

    Hal investigasi jurnalis internasional menemukan masalah dari pengadaan alat uji cepat corona. India dan Spanyol mengeluhkan akurasi alat uji dari Cina.

  • Anda memiliki 3 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    8 artikel gratis setelah Register.