Musim Obral Doktor Abal-abal

Gelar doktor kehormatan (doctor honoris causa) seharusnya diberikan hanya kepada mereka yang mempunyai kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Perguruan tinggi malah mempermalukan diri sendiri.

Tempo

Sabtu, 13 Februari 2021

PEMBERIAN gelar doktor kehormatan (doctor honoris causa) secara serampangan kepada orang-orang yang tidak patut adalah aib besar dunia pendidikan tinggi Indonesia. Gelar akademik itu semestinya dianugerahkan kepada orang-orang yang berkarya luar biasa bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia. Nyatanya, gelar itu diobral untuk pejabat negara, pengusaha kakap, atau politikus yang sedang memegang posisi penting.

Bagi-bagi gelar doctor honoris ca

...

Berita Lainnya