Tanah

Saya teringat Pakhom. Saya teringat tokoh cerita Tolstoy ini ketika saya dengar seorang jenderal mengakui—ia orang Indonesia, ia ingin jadi Presiden Indonesia—bahwa ada 340 ribu hektare tanah yang dikuasainya, lebih luas ketimbang Kerajaan Luksemburg, empat kali Republik Singapura.

Tempo

Sabtu, 23 Februari 2019

Syahdan, dalam dongeng Rusia ini—Sebanyak Apakah Seseorang Perlu Tanah?—Pakhom, seorang petani, ingin seperti itu. Ia mendengar istrinya berkata: “Perut petani kecil, tapi bisa tahan lama; kami tak akan bertambah kaya, tapi kami akan selalu cukup makan.”

Pakhom bergumam: “Tanah kita terlalu sempit.... Andai kata luas, aku tak akan takut kepada siapa pun—bahkan kepada Iblis sekalipun.”

Iblis, yang meny

...

Berita Lainnya