Seni



  • Si Harimau Putih yang Bosan Miskin
    Sinema

    Si Harimau Putih yang Bosan Miskin

    Sebuah film yang diangkat dari novel pemenang Booker Prize. Kritik keras terhadap jurang si kaya raya dan si miskin.

  • Kisah Boneka yang Tak Suka pada Tubuhnya
    Seni

    Kisah Boneka yang Tak Suka pada Tubuhnya

    Untuk pertama kalinya kelompok teater boneka Papermoon berpentas dengan medium keramik. Medium unik dari tanah liat itu menyimbolkan kerapuhan sekaligus keliatan, tepat untuk menyampaikan kisah kelompok marjinal seperti transpuan.

  • Sri, Nasjah Jamin, dan Laila Tifah
    Seni

    Sri, Nasjah Jamin, dan Laila Tifah

    Lukisan-lukisan Laila Tifah menyuguhkan sosok para perempuan tangguh. Membebaskan diri dari pengaruh lukisan-lukisan bapaknya, sastrawan dan pelukis Nasjah Jamin.

  • Perkenalkan: Dua Anjing Jalanan
    Sinema

    Perkenalkan: Dua Anjing Jalanan

    June & Kopi memberi warna baru dalam industri film Indonesia. Menyuguhkan hubungan manusia dengan hewan dan memotret realitas anjing jalanan.

  • Bahaya Mager dan Pil Ajaibnya
    Buku

    Bahaya Mager dan Pil Ajaibnya

    Fenomena malas bergerak atau mager menjadi pandemi baik di negara ekonomi maju maupun di negara miskin. Mengimbuhkan gerak badan ke kegiatan sehari-hari adalah pil ajaibnya.

  • Saat Cosplay Pindah ke Layar Gawai
    Seni

    Saat Cosplay Pindah ke Layar Gawai

    Untuk pertama kali, ekshibisi budaya pop dan anime Indo Comic Con digelar secara daring. Para pelaku cosplay beradaptasi dengan kondisi pandemi.

  • Absurditas Si Juki dalam Serial
    Sinema

    Absurditas Si Juki dalam Serial

    Setelah sukses dalam bentuk komik strip, buku, hingga film, si Juki mahasiswa abadi hadir kembali dalam bentuk serial animasi. Menjadi serial animasi Indonesia pertama di platform streaming, Si Juki Anak Kosan mencampuradukkan keseharian mahasiswa dan keabsurdan imajinasi.

  • Upaya Menghapus Fakta Sejarah
    Sinema

    Upaya Menghapus Fakta Sejarah

    Film tentang tim investigasi Senat Amerika Serikat yang mengungkap serangkaian pelanggaran yang dilakukan Badan Intelijen Pusat (CIA) saat menginterogasi dan menyiksa tahanan pasca-11 September.

  • Anomali Para Pembasmi Iblis
    Sinema

    Anomali Para Pembasmi Iblis

    Film Demon Slayer: Mugen Train mencetak rekor penjualan di tengah paceklik industri film akibat pandemi. Diangkat dari manga, film ini mengusung kisah heroik dan tema keluarga. 

  • Lima Sketsa Perihal Karantina
    Sinema

    Lima Sketsa Perihal Karantina

    Lima sutradara menyuguhkan lima film pendek bertema situasi wabah yang sedang kita hadapi. Quarantine Tales merekam rupa-rupa pengalaman masa pandemi dan bagaimana manusia berhadapan dengan teknologi.

     

  • Kaus Kaki dan Puisi Rangga
    Seni

    Kaus Kaki dan Puisi Rangga

    Empat ilustrator membuat visualisasi puisi Aan Mansyur dari buku Tidak Ada New York Hari Ini. Menggabungkan puisi dengan seni rupa dan musik.

  • Drama di Balik Layar Citizen Kane
    Sinema

    Drama di Balik Layar Citizen Kane

    Sutradara David Fincher menyorot kameranya ke balik layar pembuatan film klasik Citizen Kane. Film hitam-putih yang ditayangkan di saluran Netflix.

  • Tisna dan Kenangan  Bioskop Tua
    Seni

    Tisna dan Kenangan Bioskop Tua

    Tisna Sanjaya menghadirkan pameran di gedung bekas bioskop Dian, Bandung. Karya tentang kenangan masa kecil dan harapan kesembuhan untuk masa depan.

  • Romantisisme Seorang Astronom Tua
    Teater

    Romantisisme Seorang Astronom Tua

    Teater Koma mementaskan bagian ketiga trilogi Gemintang. Rangga Riantiarno secara kuat memainkan seorang astronom sepuh yang terombang-ambingkan cinta.

  • Hiruk-pikuk Al-Kampung
    Film

    Hiruk-pikuk Al-Kampung

    Dalam tahun-tahun belakangan, genre komedi jarang dinilai serius dalam perhelatan penghargaan sinema. Kemunculan film komedi yang digarap baik sekaligus berupaya menyampaikan sesuatu hanya ada di masa lalu. Dalam Mekah I'm Coming, kita dapat menemukan kembali apa yang sudah lama hilang itu.

  • Kewajaran Akting Seorang Babah
    Film

    Kewajaran Akting Seorang Babah

    Nano Riantiarno mampu memainkan karakter seorang lelaki tua Cina dengan natural. Sebagai sosok Babah, Nano sanggup menyediakan ruang bagi perubahan karakter tokoh lain dengan sangat bagus. Seringnya Nano mementaskan naskah klasik Cina dalam teater membuat dia mampu memahami karakter dan persoalan keluarga yang dihadapi Babah.

  • Figuran Apes dan Putri Semata Wayang
    Film

    Figuran Apes dan Putri Semata Wayang

    Dalam Sejuta Sayang Untuknya, Deddy Mizwar memerankan seorang aktor figuran sekaligus ayah yang harus pontang-panting demi membahagiakan putrinya. Deddy berhasil membangun emosi yang intens sepanjang film dengan cemerlang.

  • Mengimbangi Aktor Kawakan
    Film

    Mengimbangi Aktor Kawakan

    Aktris muda Syifa Hadju mengimbangi Deddy Mizwar dalam film Sejuta Sayang Untuknya. Menjadi remaja piatu dengan problem yang kompleks. Begitu pas memerankan Gina dengan segala kompleksitasnya.

  • Pemadat dari Kamar Mayat
    Film

    Pemadat dari Kamar Mayat

    Dea Panendra menghidupkan berbagai lapisan karakter saat memerankan Khansa dalam film Jakarta, City of Dreamers. Dia menjadi pengguna narkotik, perias mayat, kidal, dan harus pula menaklukkan suatu adegan menantang. Keberhasilan Dea menampilkan seni peran yang menguji batas kemampuannya membuat dia dinobatkan sebagai Aktris Pendukung Pilihan Tempo 2020.

  • Mekah dan Kritik Agama
    Film

    Mekah dan Kritik Agama

    Jeihan Angga menyajikan film seputar agama, tapi bukan film religi. Ia mampu menegakkan kerangka penyutradaraan yang komedik, sinematik, sekaligus penuh kritik bermakna. Filmnya antitesis bagi tren kapitalisasi agama dalam sinema Indonesia.

  • Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.