Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Dalam Keranjang Apel Besar Pasti Ada Satu-Dua yang Busuk

Sofyan Djalil menilai mafia tanah memiliki jaringan kuat sehingga bisa menang di pengadilan meski berbekal dokumen palsu. Mengapa capaian reforma agraria rendah?

i Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, 9 Desember 2021/TEMPO/Tony Hartawan
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, 9 Desember 2021/TEMPO/Tony Hartawan
  • Mafia tanah memiliki jaringan luas dan kuat, termasuk melibatkan orang BPN. .
  • Pemerintah menargetkan pendaftaran semua tanah rampung pada 2025.
  • Realiasi redistribusi lahan dalam program reforma agraria masih jauh dari target 4,5 juta hektare. .

MASALAH mafia tanah kembali mencuat setelah sejumlah tokoh publik dan selebritas, seperti mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal; dan artis Nirina Zubir, mengadukan masalah tanah mereka ke kepolisian. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil menilai kasus yang menimpa mereka sebagai salah satu bentuk praktik mafia tanah dan bisa menjadi pengingat publik agar lebih berhati-hati.

Menurut Sofyan

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 58.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Abdul Manan


Badan Pertanahan Nasional Reforma Agraria Mafia Tanah Konflik Tanah Sofyan Djalil

Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.