Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Ben Anderson:
Politik Putra Mahkota Itu Cermin Feodalisme

i

Lama absen dalam penelitian tentang Indonesia, karisma Benedict Anderson di kalangan akademisi tak luntur. Ben—begitu dia disapa mendapat sambutan hangat ketika memasuki ruangan dalam acara bedah buku karya Tan Swie Ling di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa pekan lalu. Indonesianis dari Universitas Cornell, Amerika Serikat, ini berbicara lugas dengan logat lokal yang kental.

Indonesia memang bukan negeri yang asing bagi Ben, 74 tahun. Dia

...

Silahkan berlangganan untuk membaca keseluruhan artikel ini.

Mulai dari

Rp. 36.000*/Bulan

Akses tak terbatas di situs web dan mobile Tempo

Aplikasi Tempo Media di Android dan iPhone

Podcast, video dokumenter dan newsletter

Arsip semua berita Majalah Tempo sejak terbit 1971 dan Koran Tempo sejak edisi perdana 2001

Register di sini untuk mendapatkan 2 artikel premium gratis. Jika sudah berlangganan, silakan login


Reporter Administrator



Wawancara 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.