Menjadi Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna Rasakan Enaknya Bermain Bulu Tangkis - Pokok dan Tokoh - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Pokok dan Tokoh 2/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Berkat Bulu Tangkis

Ketua Umum PBSI periode 2020-2024, Agung Firman Sampurna, rutin berlatih badminton dua kali setiap pekan. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan ini menginginkan atlet bulu tangkis Indonesia bisa kembali "mengawinkan" Piala Thomas dan Uber untuk keempat kalinya.

i Ketua Umum PBSI yang juga menjabat sebagai Ketua BPK RI, Agung Firman Sampurna  di Gedung BPK RI, Jakarta, Jumat, 13 November 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Ketua Umum PBSI yang juga menjabat sebagai Ketua BPK RI, Agung Firman Sampurna di Gedung BPK RI, Jakarta, Jumat, 13 November 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

SEJAK sebelum terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) periode 2020-2024, Agung Firman Sampurna telah rajin berlatih olahraga tepok bulu. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan ini rutin bermain bulu tangkis setiap Selasa dan Kamis pada pukul 18.30-21.00 di lantai 20 gedung kantornya. “Hampir dua bulan terakhir saya secara intensif olahraga bulu tangkis,” kata Agung saat ditemui di kantornya, Jumat, 13 November lalu.

Agung, yang sebelumnya rutin joging dan bersepeda, tak menyangka bulu tangkis memberikan dampak signifikan terhadap tubuhnya Berkat bermain bulu tangkis, berat badannya turun drastis dari 94,5 kilogram menjadi 85,3 kilogram. Latihan rutin dengan kombinasi diet yang tepat telah membuat tubuhnya tampak lebih ramping. “Saya memulai latihan dengan baju ukuran XXL, itu pun kesempitan. Sekarang ukuran L muat,” ujarnya.

Agung, 48 tahun, terpilih secara aklamasi menggantikan Wiranto sebagai Ketua Umum PP PBSI pada Jumat, 6 November lalu. Sederet pekerjaan rumah menanti pria asal Palembang ini, terutama mendongkrak prestasi bulu tangkis Tanah Air. Apalagi Indonesia akan mengikuti Piala Thomas dan Uber di Denmark serta Olimpiade Tokyo tahun depan. Ia berharap atlet Indonesia bisa kembali “mengawinkan” Piala Thomas dan Piala Uber seperti pada 1975-1976, 1984, dan 1994.


Agung pun telah menyiapkan perombakan PP PBSI untuk memperbaiki tata kelola organisasi. Ia antara lain akan membentuk manajemen eksekutif yang mewadahi orang-orang profesional untuk mengelola PBSI sehari-hari, dari urusan rekrutmen atlet, pelatihan, kompetisi, hingga pengelolaan uang. “Kami angkat dan dibayar khusus, bertanggung jawab kepada ketua umum,” tutur Agung.

W251bGwsIjIwMjAtMTEtMzAgMDk6MjE6MDciXQ

Selalu ada yang tersembunyi di balik peristiwa. Investigasi Tempo menembus batas untuk mengungkapkannya buat Anda.
Silakan register untuk mendapatkan akses 4 artikel gratis, atau langsung berlangganan dan nikmati sajian informasi berkualitas khusus untuk Anda.

2020-11-30 09:21:07

BPK RI Agung Firman Sampurna Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia | PBSI

Pokok dan Tokoh 2/3

Sebelumnya Selanjutnya

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB