Tugas Khusus Duta Besar yang Dilantik Jokowi Saat Pandemi Corona - Pokok dan Tokoh - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Pokok dan Tokoh 2/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Antara Birokrasi dan Pandemi

Suryopratomo belajar tentang birokrasi setelah menjadi anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Amrih Jinangkung bertugas meningkatkan kerja sama agar Indonesia bisa memanfaatkan pengaruh besar Vatikan.

i Suryopratomo, wartawan senior yang kini menjabat Duta Besar RI untuk Singapura saat ditemui di kawasan Metro TV, Jakarta, Rabu 23 September 2020. TEMPO/STR/Nurdiansah
Suryopratomo, wartawan senior yang kini menjabat Duta Besar RI untuk Singapura saat ditemui di kawasan Metro TV, Jakarta, Rabu 23 September 2020. TEMPO/STR/Nurdiansah

PARA duta besar yang baru dilantik mendapat tugas khusus di masa pandemi Covid-19 ini. Mereka antara lain diminta meningkatkan kerja sama bidang kesehatan dengan negara tempatnya bertugas untuk mengatasi pandemi. Juga meningkatkan kerja sama ekonomi, terutama agar Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan ekonomi setelah pandemi berakhir nanti. “Semua duta besar diminta untuk itu,” kata Suryopratomo, yang ditunjuk menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Selasa, 22 September lalu.

Suryopratomo, yang akrab disapa Tomy, dilantik Presiden Joko Widodo pada 14 September lalu bersama 19 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh lain. Tomy, 59 tahun, tak asing dengan tugas khusus itu karena sejak Maret lalu menjadi anggota tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. “Saya menjadi sukarelawan untuk komunikasi publik, memberikan masukan kepada Pak Doni Monardo bagaimana harus berkomunikasi dengan kawan-kawan media, apa pesan yang harus disampaikan,” ujar mantan pemimpin redaksi harian Kompas itu.

Membantu Gugus Tugas membuat ia memahami cara kerja birokrasi. Ia juga jadi tahu bagaimana pemerintah tak bisa gegabah dalam mengambil keputusan dan peliknya koordinasi antarlembaga.


Cara kerja itu sangat berbeda dengan profesinya sebagai wartawan yang terbiasa melakukan sesuatu dengan cepat. Pengalaman tersebut akan menjadi bekalnya saat bertugas di Singapura. “Jadi nanti tidak syok bahwa bekerja di pemerintah tidak bisa cepat,” tutur mantan Direktur Pemberitaan Metro TV itu.

Tomy kini sedang mengurus administrasi kepindahannya ke Singapura. Ia diminta tetap membantu Gugus Tugas meski sudah bertugas di negeri jiran itu. “Sekarang ada teknologi yang bisa membantu, bisa komunikasi lewat video call,ucapnya.

Laurentius Amrih Jinangkung, Duta Besar RI untuk Tahta Suci Vatikan saat ditemui di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten, Jumat 25 September 2020. TEMPO/STR/Nurdiansah

Selain Tomy, duta besar baru yang akan segera bertugas adalah Laurentius Amrih Jinangkung, 53 tahun. Ia dilantik menjadi Duta Besar untuk Takhta Suci Vatikan. Amrih meniti karier di Kementerian Luar Negeri sejak 1993. Ia antara lain pernah bertugas di Amerika Serikat, Belanda, dan Austria. “Menjadi duta besar itu puncak karier seorang diplomat. Ini pencapaian yang harus saya syukuri,” ujarnya.

Meski ukurannya mungil, kata Amrih, Vatikan memiliki pengaruh yang sangat besar, terutama untuk umat Katolik. Sebagai duta besar, ia bertugas meningkatkan kerja sama untuk memanfaatkan pengaruh Vatikan bagi kepentingan Indonesia. "Ada beberapa kepentingan Indonesia dan Vatikan yang bersinggungan.”

Pemimpin tertinggi Gereja Katolik sekaligus kepala negara Vatikan, Paus Fransiskus, semula dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada bulan ini. Namun rencana kedatangannya batal lantaran pandemi. Amrih berharap, setelah pagebluk berakhir, Paus bisa datang ke Tanah Air. "Kunjungan itu salah satu simbol kedekatan hubungan kedua negara, nilainya sangat tinggi," tuturnya.

Selalu ada yang tersembunyi di balik peristiwa. Investigasi Tempo menembus batas untuk mengungkapkannya buat Anda.
Silakan register untuk mendapatkan akses 4 artikel gratis, atau langsung berlangganan dan nikmati sajian informasi berkualitas khusus untuk Anda.

2020-10-21 03:14:20

Diplomatik Kedutaan Besar Republik Indonesia | KBRI Singapura Vatikan Kementerian Luar Negeri

Pokok dan Tokoh 2/2

Sebelumnya Selanjutnya

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB