Kolom 4/12

Sebelumnya Selanjutnya
text

Misi tti eropa ke negara-negara nordic sukses

Komentar tulisan "salah langkah". vikings club dibentuk untuk tindak lanjut hasil misi tti ke-2 ke negara nordic. tujuan tti untuk hubungan dagang jangka panjang.

i
Sehubungan dengan tulisan di TEMPO (10 Oktober 1992, Ekonomi dan Bisnis) berjudul "Salah Langkah", peserta MISI TTI yang tergabung dalam "Vikings Club" merasa perlu memberikan tanggapan atas tulisan tersebut. Ketidakber hasilan Misi TTI Eropa Ke-2 di negara-negara Nordic, yang dipimpin Bapak Menteri Perdagangan, adalah tidak benar. Vikings Club merupakan perkumpulan yang dibentuk setelah Misi TTI Ke-2 di negaranegara Nordic yang telah berlangsung dari tanggal 14 sampai dengan 24 September 1992. Tujuan Vikings Club antara lain untuk menindaklanjuti hasil pertemuan bisnis selama Misi. Juga tukar-menukar informasi serta pengalaman sesama anggota misi guna merealisasikan kontak bisnis yang diperoleh dalam Misi TTI. Jika dinyatakan Misi TTI "Salah Langkah", hal tersebut adalah tidak benar, karena tujuan dari setiap kegiatan promosi bukanlah untuk langsung menandatangani order, namun kalau itu bisa terjadi tentunya lebih baik. Tujuan Misi TTI antara lain untuk membuka jalan bagi terjadinya hubungan dagang jangka panjang. Atau, secara langsung menjajaki preferensi dan permintaan pasar, dan menimbulkan minat pembeli di negara-negara Nordic untuk berpaling langsung kepada Indonesia. Beberapa produk ekspor Indonesia telah memasuki pasar negara-negara Nordic melalui pihak ketiga. Yang terpenting bagi Vikings Club bukanlah diperolehnya order langsung selama Misi, tapi hasil dari tindak lanjut Misi tersebut. Tnggal 20 Oktober 1992 Vikings Club mengadakan rapat evaluasi hasil Misi TTI yang dihadiri oleh 4 dari 17 peserta Misi TTI. Ternyata hasil kontrak dagang yang diperoleh peserta setelah kembali di tanah air berjumlah US$ 1.010.000 untuk produk garmen dan batik. Jika seluruh peserta lainnya dapat hadir, angka ini tentu bisa lebih besar lagi. Selain itu perusahaan-perusahaan yang menemui peserta Misi telah datang ke Jakarta. Selain itu ada enam perusahaan yang sudah menyatakan akan datang ke Indonesia pada awal bulan November 1992 untuk menandatangani order. Dalam tulisan dinyatakan bahwa salah seorang anggota Misi telah mendapatkan order untuk barang kerajinan sebesar Rp 16 juta. Jika laporan gabungan yang dikutip order tersebut seharusnya berjumlah US$ 29.500 atau senilai Rp 56 juta. PONG NUGROHO MBA Ketua Vikings Club

Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161833210850



Kolom 4/12

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.