Investigasi 4/5

Sebelumnya Selanjutnya
text

Di Awal Pandemi Kami Bingung

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)/Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menjelaskan bagaimana dia harus mengambil keputusan terbaik dari sederet opsi terburuk termasuk soal pengadaan alat deteksi virus atau reagen. Seperti masker dan alat pelindung diri, reagen untuk mendeteksi virus jadi langka saat pandemi. Situasi darurat ini menjadi alasan pemerintah Indonesia membeli reagen apa saja yang tersedia. 

i Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo di kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Selasa, 22 September 2020. 
TEMPO/M Taufan Rengganis
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo di kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Selasa, 22 September 2020. Tempo/M. Taufan Rengganis
  • Banyak laboratorium di daerah mengembalikan alat uji spesimen Covid-19 karena tak kompatibel dengan alat mereka .
  • BPKP menemukan ada tujuh perusahaan pengadaan alat uji spesimen corona bermasalah, salah satunya PT Mastindo Mulia, perusahaan milik Prajogo Pangestu
  • Dari 500 ribu alat uji spesimen corona yang didatangkan Mastindo, sekitar 90 persen tidak terpakai karena tak kompatibel dengan lab .

CARA pemerintah, terutama Menteri Kesehatan, menyepelekan virus corona berimbas pada cara negara menghadapi pandemi ketika makhluk renik itu mulai memasuki Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana lalu mengambil alih penanganannya, termasuk pengadaan alat deteksi virus atau reagen.

Seperti masker dan alat pelindung diri, reagen untuk mendeteksi virus langka saat pandemi menyebar ke seluruh dunia pada Maret-April 2020. Semua negara berebu

...

Reporter Tempo - profile - https://majalah.tempo.co/profile/tempo?tempo=163196986733


Covid-19 Doni Munardo

Investigasi 4/5

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.