Internasional 3/4

Sebelumnya Selanjutnya
text

Setelah Rusuh di Lahore

Tuduhan terhadap Perdana Prancis Emmanuel Macron yang dianggap menyerang Islam memicu polemik berkepanjangan di Pakistan. Tuntutan pengusiran duta besar Prancis bergulir ke parlemen.

i Khadim Hussain Rizvi, pemimpin partai Tehrik-e-Labaik Pakistan (TLP), berbicarakepada para pendukungnya selama unjuk rasa di Lahore, Pakistan, Agustus 2019. REUTERS/ Mohsin Raza
Khadim Hussain Rizvi, pemimpin partai Tehrik-e-Labaik Pakistan (TLP), berbicarakepada para pendukungnya selama unjuk rasa di Lahore, Pakistan, Agustus 2019. REUTERS/ Mohsin Raza
  • Tahrik-i-Labaik Pakistan menuntut Duta Besar Prancis diusir dari negeri itu. .
  • Hal ini berkaitan dengan komentar Presiden Prancis Emannuel Macron yang dinilai menyerang Islam.
  • Tahrik-i-Labaik Pakistan terkenal sebagai partai Islam yang bersikap keras terhadap penistaan agama Islam. .

PEMERINTAH Pakistan akhirnya berkompromi dengan Tahrik-i-Labaik Pakistan (TLP), partai politik terlarang yang menuntut Duta Besar Prancis untuk Pakistan diusir dari negeri itu. Pada Selasa, 20 April lalu, Menteri Dalam Negeri Pakistan Syekh Rashid menyatakan pemerintah menerima tuntutan partai itu dan berjanji akan mengajukannya ke parlemen.

Kompromi itu untuk dilakukan meredakan demonstrasi besar oleh para simpatisan TLP setelah Saad Hussein Ri...


Reporter Iwan Kurniawan - profile - https://majalah.tempo.co/profile/iwan-kurniawan?iwan-kurniawan=163254282663


Penistaan Agama Pakistan Partai-partai Islam

Internasional 3/4

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.