Internasional 1/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Protes Tak Usai setelah Floyd

Demonstrasi besar terus berlangsung di Amerika Serikat sebagai sebagai protes atas tewasnya George Floyd. Berakar dari kekerasan dan kesenjangan ekonomi yang diderita warga kulit hitam.

i Demonstran menyebrangi Morrison Bridge saat menuntut keadilan atas kematian George Floyd, di Portland, Oregon, 3 Juni 2020. REUTERS/Terray Sylvester
Demonstran menyebrangi Morrison Bridge saat menuntut keadilan atas kematian George Floyd, di Portland, Oregon, 3 Juni 2020. REUTERS/Terray Sylvester
  • Protes atas kematian George Floyd terjadi di sekitar 400 kota di 50 negara bagian Amerika Serikat. .
  • Diperbesar oleh kemarahan terhadap perlakuan keras dan rasial terhadap warga kulit hitam.
  • Berakar dari kekerasan dan kesenjangan ekonomi pada warga kulit hitam. .

DEMONSTRASI di Balai Kota Philadelphia, Amerika Serikat, yang semula berlangsung damai pada Sabtu pagi, 30 Mei lalu, berakhir rusuh. Ratusan orang yang memprotes kematian pria kulit hitam George Floyd akibat kekerasan polisi di Minneapolis, Minnesota, itu kemudian membakar mobil polisi dan gerai Starbucks. Sejumlah tempat bisnis di Center City, pusat kota itu, dibobol. Menurut laporan Philly Magazine, setidaknya 13 polisi terluka dan 100 orang di

...

Reporter Abdul Manan - profile - https://majalah.tempo.co/profile/abdul-manan?abdul-manan=163244945162


Rasisme Amerika Serikat

Internasional 1/3

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.