Israel menolak penyelidikan ICC, Vonis pembunuh Jamal Khashoggi, dan Pemogokan di Prancis Memasuki Pekan Keempat. - Internasional - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Internasional 2/2

Sebelumnya Selanjutnya
text

Berita Internasional dalam Sepekan

Israel menolak penyelidikan ICC. Vonis pembunuh Jamal Khashoggi. Pemogokan di Prancis memasuki pekan keempat.

i Pembunuh Khashoggi. REUTERS/Osman Orsal
Pembunuh Khashoggi. REUTERS/Osman Orsal
  • Mahkamah Pidana Internasional Akan Selidiki Kejahatan Perang Israel .
  • Pengadilan Arab Saudi menghukum mati lima orang yang terlibat dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi
  • Pemogokan pekerja di Prancis, yang memasuki pekan keempat, melumpuhkan transportasi di negara itu. .

BELANDA

ICC Akan Selidiki Kejahatan Perang Israel

ISRAEL menolak rencana jaksa penuntut Mahkamah Pidana Internasional (ICC) Fatou Bensouda menyelidiki dugaan kejahatan perang terhadap Palestina di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem Timur. "Keputusan itu tidak dapat diterima dan tidak jelas mengapa dia sangat bergegas membuat keputusan terburu-buru dan tidak berdasar seperti ini," kata Jaksa Agung Israel Avichai Mendelblit, Sabtu, 21 Desember lalu, seperti dilansir Haaretz.

Bensouda menyatakan ada cukup bukti untuk memulai penyelidikan. Keputusan ini dia ambil setelah lebih dari empat tahun investigasi ICC, yang berkedudukan di Den Haag, Belanda, atas permintaan Palestina. Ia akan meminta ICC mengkonfirmasi soal wilayah yurisdiksi Mahkamah, apakah mencakup Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dan Gaza.


Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyambut baik keputusan itu. Dia menyatakan pengumuman Bensouda tersebut sebagai hari baik dan itu berarti pengadilan mulai menerima permintaan Palestina mengadili para pejabat politik serta militer Israel. Seorang juru bicara Hamas juga menyambut keputusan tersebut.

Pejabat di Kantor Perdana Menteri Israel belum memutuskan apakah akan bekerja sama dengan ICC. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Jumat, 20 Desember lalu, menyebut pernyataan Bensouda itu sebagai "hari gelap untuk kebenaran dan keadilan". Dia juga menilai ICC tidak memiliki wewenang menyelidiki kasus itu karena permintaan diajukan oleh Palestina. Netanyahu menilai saat ini belum ada negara Palestina.

 


 

ARAB SAUDI

Setelah Vonis Pembunuh Khashoggi

PENGADILAN Arab Saudi menghukum mati lima orang yang terlibat dalam pembunuhan jurnalis Washington Post asal Saudi, Jamal Khashoggi, di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018. Tapi dua tokoh utama yang diselidiki atas pembunuhan itu dibebaskan. "Pengadilan menjatuhkan hukuman mati terhadap pria yang secara langsung ambil bagian dalam pembunuhan itu," kata jaksa Shalaan al-Shalaan seperti dilansir Al Jazeera.

Menurut jaksa, Wakil Kepala Intelijen Ahmed al-Assiri mengawasi pembunuhan itu dan ia mendapat arahan dari penasihat kerajaan, Saud al-Qahtani. Al-Qahtani diselidiki, tapi tidak didakwa karena tidak cukup bukti. Al-Assiri diselidiki dan didakwa, tapi dibebaskan dengan alasan sama. Konsul Jenderal Saudi di Istanbul saat itu, Mohammed al-Otaibi, juga divonis tidak bersalah.

Dari sebelas terdakwa yang tidak disebutkan namanya, lima divonis mati, tiga dipenjara selama 24 tahun, dan lainnya dibebaskan. Persidangan kasus ini tertutup meskipun beberapa diplomat, termasuk dari Turki, dan anggota keluarga Khashoggi diizinkan hadir.

Agnes Callamard, Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Eksekusi Sewenang-wenang, mengkritik pengadilan ini dan menyerukan adanya penyelidikan serta persidangan internasional. "Bahkan, dengan semua tekanan dunia, sistem tersebut tidak dapat memberikan apa pun selain perlindungan penuh kepada yang kuat dan mengorbankan orang kecil dan tidak berdaya," tuturnya.

 


 

PRANCIS

Pemogokan Pekerja Memasuki Pekan Keempat

PEMOGOKAN pekerja di Prancis, yang memasuki pekan keempat pada Kamis, 26 Desember lalu, membuat transportasi di negara itu lumpuh. Menurut The Local, hanya satu dari dua kereta berkecepatan tinggi TGV yang beroperasi, lima jalur metro Paris tutup, dan pelayanan kereta regional serta pinggiran kota terganggu. Taksi dan agen penyewaan mobil tidak dapat mengisi kekurangan tersebut.

Pemogokan dilancarkan serikat pekerja sebagai protes terhadap rencana pemerintah menggabungkan 42 skema pensiun dalam sistem tunggal. Pemerintah beralasan perbaikan skema ini bertujuan menciptakan sistem yang lebih adil. Para pekerja antara lain keberatan terhadap ketentuan batas usia 64 tahun karena menyebabkan orang-orang harus bekerja dua tahun di luar usia pensiun resmi untuk mendapat uang pensiun penuh.

Pembicaraan antara serikat pekerja dan pemerintah pekan lalu gagal menemukan titik temu sehingga protes massa akan digelar kembali pada 9 Januari 2020. Pemogokan yang dimulai pada 5 Desember lalu itu berdampak pada sektor bisnis, terutama peretail, hotel, dan restoran. Asosiasi industri melaporkan penurunan omzet 30-60 persen dari tahun sebelumnya. Para pekerja yang ikut mogok pun kehilangan gaji selama berhari-hari tidak bekerja. Pemogokan transportasi terpanjang di Prancis berlangsung selama 28 hari pada 1986 dan awal 1987.

2020-08-04 18:28:56

Israel Jamal Khashoggi Prancis Palestina Arab Saudi

Internasional 2/2

Sebelumnya Selanjutnya

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 8 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Anda memiliki 3 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

8 artikel gratis setelah Register.