Pengaman Elektronik Saat Byar-Pet - Inovasi - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Inovasi 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text

Pengaman Elektronik Saat Byar-Pet

Smart Power Socket menunda waktu perangkat elektronik menyala saat setrum mengalir setelah pemadaman listrik berakhir. Bisa terkoneksi dengan aplikasi telepon seluler pintar.

i Stopkontak SPOS/ilustrasi: djunaedi
Stopkontak SPOS/ilustrasi: djunaedi

 

Pemadaman listrik mendadak dan setrum yang tiba-tiba mengalir lagi dapat membuat instalasi listrik dalam ruangan kembali mati. Terutama ketika beberapa perangkat elektronik, seperti televisi, kulkas, komputer, penanak nasi elektrik, dan penyejuk udara, masih tersambung ke stopkontak.

Kondisi yang dikenal sebagai inrush current atau arus lonjakan input itu terjadi karena efek arus listrik yang mengalir pertama kali langsung masuk ke perangkat elektronik. Besar arus listrik itu dapat mencapai puluhan kali lipat kondisi normal dan berlangsung dalam durasi beberapa milidetik. Agar listrik kembali menyala, penghubung perangkat elektronik ke stopkontak biasanya harus dicabut dulu, lalu disambungkan lagi secara bergiliran.


Tim mahasiswa Institut Teknologi Bandung mengatasi masalah akibat arus lonjakan input tersebut dengan membuat Smart Power Socket (SPOS). Sayyid Irsyadul Ibad, Frits Elwildo, dan Dany Hadyan Rusman dari Jurusan Teknik Elektro ITB menciptakan SPOS dari modifikasi soket listrik berlisensi Standar Nasional Indonesia yang biasa dijual di toko-toko elektronik.

W251bGwsIjIwMjAtMTItMDIgMDY6NTc6MTUiXQ

Hasilnya adalah stopkontak yang berfungsi menunda perangkat elektronik menyala bersamaan. “SPOS dapat berfungsi optimal sebagai pencegah trip pada miniature circuit breaker atau ngejepret,” kata Sayyid pada Jumat, 23 Agustus lalu. Miniature circuit breaker atau MCB merupakan komponen pada instalasi listrik bangunan yang mencegah korsleting karena beban listrik berlebih.

SPOS bukan alat pengatur tegangan listrik atau potensiometer. SPOS hanya menunda waktu perangkat elektronik menyala setelah setrum mengalir dan tidak mengubah tegangan dari stopkontak. SPOS bekerja dengan menunda waktu perangkat elektronik menyala dalam hitungan detik. “Pada satu jalur distribusi MCB hanya dapat dipasang maksimal enam SPOS,” tutur Dany.

Pada SPOS juga bisa dipasang stopkontak tambahan jenis “T” atau tiga saluran yang terhubung ke perangkat elektronik. Syaratnya, total arus listrik yang mengalir tidak lebih dari 10 ampere. Adapun pengaturan waktu tundanya hanya bisa tunggal.

Pembuatan SPOS berlangsung setahun sejak Agustus 2018 di bawah bimbingan dosen Amy Hamidah Salman dan Muhammad Iqbal Arsyad. Menurut Sayyid, SPOS dijamin aman dipakai. “Karena ada modul untuk mengganti dari 220 volt ke 5 volt,” ucapnya.

Tim juga merancang SPOS yang terkoneksi dengan Internet of things. Alat itu berfungsi sebagai pengatur waktu otomatis untuk menonaktifkan perangkat elektronik. Pengguna dapat menentukan durasi waktu dan pengaktifan (on/off) lewat aplikasi SPOS yang terdapat di telepon seluler pintar lewat koneksi Internet.

Saat ini aplikasi SPOS dapat digunakan di sistem operasi Android versi minimal 5.1 atau Lollipop. Aplikasi SPOS untuk ponsel pintar dengan sistem operasi iOS juga bisa dikembangkan. Sayyid mengatakan SPOS pun masih dapat disempurnakan. “Ukuran kotaknya diperkecil dan bahannya diganti dengan plastik yang kuat,” ujarnya. Harga satuan SPOS diperkirakan Rp 130 ribu, tapi bisa dipotong sampai setengahnya jika diproduksi massal.

Selalu ada yang tersembunyi di balik peristiwa. Investigasi Tempo menembus batas untuk mengungkapkannya buat Anda.
Silakan register untuk mendapatkan akses 4 artikel gratis, atau langsung berlangganan dan nikmati sajian informasi berkualitas khusus untuk Anda.

2020-12-02 06:57:15


Inovasi 1/1

Sebelumnya Selanjutnya

Hubungi Kami :

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB