maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin

BRGM

BRGM: Kebutuhan melanjutkan program rehabilitasi mangrove sangat besar

Kebutuhan untuk melanjutkan program rehabilitasi mangrove dan restorasi gambut.#InfoTempo

arsip tempo : 171933381273.

Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Hartono (kanan) saat konferensi pers usai kunjungan kerja bersama Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kedua dari kanan) ke daerah rehabilitasi mangrove di Desa Muara Badak Ulu dan Desa Salo Palai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu,15 Juli 2023.. tempo : 171933381273.

Kepala Badan Restorasi Gambut dan Rehabilitasi Mangrove (BRGM) Hartono mengatakan kebutuhan untuk melanjutkan program rehabilitasi mangrove dan restorasi gambut sangat besar.

Pasalnya, berbagai program tersebut tidak hanya dilakukan untuk menanam, tetapi juga untuk memberdayakan dan memampukan masyarakat, baik melalui ilmu pengetahuan dan kehidupan.

“Melihat apa yang sudah kami lakukan serta testimoni dari masyarakat, penting untuk melakukan pengelolaan gambut dan mangrove secara berkelanjutan,” ucap Hartono dalam konferensi pers usai kunjungan kerja bersama Wakil Menteri Keuangan ke daerah rehabilitasi mangrove di Desa Muara Badak Ulu dan Desa Salo Palai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu.

Dengan demikian, kebutuhan itu perlu dipertimbangkan seiring dengan segera berakhirnya masa tugas BRGM bersamaan dengan periode jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2024.

Hartono membeberkan program restorasi gambut BRGM telah berjalan selama lima tahun, sedangkan rehabilitasi mangrove baru berjalan selama satu tahun.

Adapun salah satu program rehabilitasi mangrove yang dimiliki BRGM yakni Desa Mandiri Peduli Mangrove.

Dalam program Desa Mandiri Peduli Mangrove, terdapat kegiatan sekolah lapang yang secara terus-menerus memperbarui teknik mengelola mangrove secara lebih baik, dengan masukan dari berbagai mitra.

Salah satu mitra tersebut yakni 14 universitas di wilayah kerja, termasuk universitas yang mempunyai keahlian untuk mengelola mangrove secara terintegrasi dengan perikanan.

Untuk periode 2020-2024, ia mengungkapkan Presiden Jokowi menambahkan tugas BRGM untuk merestorasi gambut seluas 1,2 juta hektare serta mempercepat rehabilitasi mangrove 600 ribu ha.

“Namun, sebetulnya luas mangrove yang perlu direhabilitasi itu sekitar 931 ribu ha seluruh Indonesia,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, semua ekosistem mangrove ke depannya harus dikelola dengan baik, termasuk memulihkan yang telah terdegradasi.

Konten Eksklusif Lainnya

  • 23 Juni 2024

  • 16 Juni 2024

  • 9 Juni 2024

  • 2 Juni 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan