maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


PNM PKU Ajak Nasabah Mekaar Studi Banding ke Lombok

Sabtu, 13 Agustus 2022

Studi banding bertujuan untuk meningkatkan wawasan kewirausahaan. #Infotempo

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengajak nasabah PNM Mekaar untuk studi banding ke pengolahan daun kelor oleh CV Tri Utami Jaya di Mataram pada Jumat, 12 Agustus 2022. . tempo : 166484241535

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyelenggarakan studi banding pengolahan daun kelor ke industri kelor CV Tri Utami Jaya di Mataram pada Jumat, 12 Agustus 2022. Kegiatan ini menghadirkan Pemimpin PT PNM Cabang Mataram, Darwis Hari Pondang, dan pemilik CV Tri Utami Jaya, Nasrin.

Melalui Studi banding dalam program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) ini, petani dan pengolah daun kelor sebagai nasabah PNM Mekaar diajak untuk meningkatkan wawasan kewirausahaan dan kemampuan dalam mengelola usaha serta peningkatan efisiensi dalam usaha, termasuk pengembangan potensi lain sebagai usaha alternatif. Adapun, olahan daun kelor terpilih melalui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sebagai souvenir resmi acara dunia G20. "Harapannya produk ini bisa go internasional," kata Teten beberapa waktu lalu.

Studi banding berlangsung selama 3 hari, 10-12 Agustus 2022 dengan 10 peserta dari cabang PNM, yaitu 2 nasabah PNM Kendari Unit Mekaar Tinanggea dan Kendari, 5 nasabah PNM Denpasar (Kupang) Unit Mekaar Maulafa, dan 2 Nasabah PNM Pati Unit Mekaar Kunduran. Setiap peserta menyertakan pendamping dari daerahnya.

“Dalam mendukung pertumbuhan ultra mikro dan UMKM, PNM memberikan tiga modal yaitu finansial, intelektual dan social. Kegiatan studi banding ini merupakan modal intelektual berupa pelatihan pendampingan dari program Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha,” kata Pemimpin Cabang PNM Darwis Hari Pondang.

Pada hari pertama, nasabah diajak berkunjung ke kebun kelor milik Pak Nasrin yang berada di Jl Raya Bypass Penuja Batujai untuk belajar cara pembibitan dan penanaman yang baik dan juga belajar menanam di polybag, serta diberikan tambahan wawasan tentang pemanfaatan tanaman eceng gondok untuk dijadikan pupuk kompos agar tanah lebih subur. 

Pada hari ke dua, nasabah mengunjungi pabrik kelor milik pak Nasrin di Jl Sakura, Mataram, untuk belajar proses produksi daun kelor, mulai dari cara pengeringan, cara menyimpan daun kelor kering pada suhu tertentu, cara menggiling daun kelor agar menjadi bubuk, dan pengemasan produk kelor, yaitu teh kelor dan kopi kelor. (*)

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 2 Oktober 2022

  • 25 September 2022

  • 18 September 2022

  • 10 September 2022


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan