maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


Greeneration Foundation

EcoRanger Luncurkan Kegiatan Waste to Energy di Banyuwangi

Sabtu, 6 Agustus 2022

Untuk menguraikan sampah organik menjadi kompos dan produksi biogas. #Infotempo

Foto Bersama EcoRanger dan Bank Mandiri dalam kegiatan Waste to Energy (Rendra Rasfanjani - Greeneration Foundation).. tempo : 166484675293

Greeneration Foundation melalui program EcoRanger berkolaborasi dengan Bank Mandiri meluncurkan kegiatan Waste to Energy di Pendopo Konservasi Cemara Pancer, sebagai salah satu rangka merayakan peringatan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2022.

Dalam sambutannya, Head of Communication and Partnership Greeneration Foundation, Saepul Hamdi, mengatakan, kegiatan ini mencakup dua program kerja utama. Pertama, optimasi maggot Black Soldier Fly (BSF) untuk menguraikan sampah organik menjadi kompos.

Kedua, produksi biogas yang digunakan untuk mengubah limbah hasil ternak masyarakat menjadi energi yang dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar gas alam. Kedua program ini dilakukan di daerah Dusun Pancer, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi melalui pembangunan 10 instalasi biogas.

Peluncuran program ini juga sebelumnya diikuti dengan adanya soft-launching berupa peletakan batu pertama pada 16 Juli 2022 yang diikuti oleh seluruh tim EcoRanger Banyuwangi. "Tim EcoRanger setidaknya mengelola 22.351 kg sampah tiap bulan," kata Saepul.

Peluncuran Kegiatan Waste to Energy (Rendra Rasfanjani - Greeneration Foundation).

Saepul menjelaskan, untuk mengatasi laju timbulan sampah yang meningkat dilakukan terobosan berupa program Waste to Energy hasil kerja sama Greeneration Foundation Indonesia melalui program EcoRanger di Kabupaten Banyuwangi berkolaborasi dengan Wise Step Foundation dan Yayasan Rumah Energi serta didukung penuh oleh PT. Bank Mandiri Indonesia. "Kegiatan ini mencakup 2 kegiatan utama yaitu optimasi maggot BSF untuk mengurai sampah organik menjadi kompos dan biogas untuk mengubah sampah organik menjadi energi pengganti gas alam," ujarnya.

Adapun Kepala CSR Bank Mandiri Jember Taufik, mengatakan, bersama dengan EcoRanger, program ini bisa menjadi salah satu langkah perubahan dalam pengelolaan sampah di Banyuwangi. “Bank Mandiri mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh NGO ini," kata dia.

Menurutnya, program ini juga dilaksanakan dengan memperhatikan manajemen keberlanjutan pengelolaan sampah di Banyuwangi, peningkatan partisipasi komunitas dalam mendukung pelaksanaan Waste to Energy, pengukuhan legalitas, dan pengembangan model bisnis EcoRanger. "Harapannya Banyuwangi menjadi “Banyuwangi Reborn”, rebornnya berupa pengelolaan sampah yang dimulai di Dusun Pancer ini. Semoga kolaborasi Bank Mandiri dengan Greeneration berhasil dan bermanfaat bagi kita semua terutama warga di Dusun Pancer, Kabupaten Banyuwangi," ujarnya.

EcoRanger, Greeneration Foundation, dan Bank Mandiri sudah merampungkan riset tentang kondisi lahan, feedstock, serta kesediaan masyarakat untuk dipasangkan instalasi biogas. Para penerima manfaat sangat antusias dengan adanya kegiatan ini, terutama karena mereka mendapatkan pelatihan terkait penggunaan biogas ini, pada 30 Juni 2022 lalu.

Seger, salah satu penerima instalasi biogas merasa sangat terbantu dengan adanya instalasi ini di rumahnya. "Bangga dan berterima kasih sekali saya bisa menerima instalasi ini, karena bahkan pupuk subsidi sekarang kan jumlahnya dikurangi, dengan adanya instalasi ini saya bisa memanfaatkan air limbah yang ada sebagai pupuk untuk tanaman dan biogasnya untuk memasak sehari-hari," kata Seger.

Wakil Bupati Kabupaten Banyuwangi, H. Sugirah, mengataka Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi sangat mengapresiasi Bank Mandiri dan tim EcoRanger adanya kegiatan ini. "Atas nama pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi berterima kasih dan memberikan penghargaan sebesar-besarnya untuk Bank Mandiri dan Tim EcoRanger yang telah memberikan kenyamanan bagi lingkungan dengan melakukan pengelolaan sampah khususnya di Kabupaten Banyuwangi. Banyak sekali persoalan sampah saat ini," ujarnya.

Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup, 60 persen dari timbulan sampah yang dihasilkan di Indonesia merupakan sampah organik. Adapun sekitar 60 persen dari total sampah yang ada saat ini hanya berakhir sebagai timbunan sampah di TPA, bahkan 19,62 persen berserakan tak terkelola.

Artinya, setiap hari ada pertambahan sampah organik yang menumpuk di TPA. Adapun, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi sampah organik yaitu dengan melakukan berbagai teknik pengolahan sampah, salah satunya mengkonversi sampah organik menjadi energi. (*)

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 2 Oktober 2022

  • 25 September 2022

  • 18 September 2022

  • 10 September 2022


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan