Etalase 1/1

Sebelumnya Selanjutnya
text
i

Pemerintah melirik Boeing 737 Next Generation se­bagai pesawat kepresidenan. Pembelian pesawat khusus ini dianggap lebih hemat daripada terus menyewa ketika presiden bepergian. Selama menjabat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyewa Airbus A330 milik Garuda Indonesia Airways.

Ini sebagian pesawat yang biasa dipakai para kepala negara.

A319CJ


Pemerintah Malaysia menyediakan jet khusus untuk Yang Dipertuan Agong, Perdana Menteri, dan Wakil Perdana Menteri Malaysia. Di antaranya jet A319CJ, yang merupakan seri dari Airbus 320.

161871653729

Seri ini bisa menempuh jarak hingga 12 ribu kilometer nonstop. Selain oleh Malaysia, seri ACJ digunakan untuk pesawat kepresidenan Brasil, Venezuela, Thailand, Republik Cek, dan Turki. Harganya US$ 63-87 juta atau Rp 598,5-826 miliar.

Boeing 737 Next Generation

Pertama kali diluncurkan pada November 1993 dan kini memiliki variasi seri 600, 700, 800, dan 900. Struktur Boeing 737NG merupakan hasil modifikasi dari seri sebelumnya, dengan perubahan pada sayap, baling-baling, dan mesin CFM56-7B yang lebih hemat. Kecepatannya sekitar 815 kilometer per jam. Jarak tempuh maksimal 5.000-5.600 kilometer. Boeing 737NG-900 adalah seri terakhir, yang dikeluarkan pada 2004. Harganya US$ 51-87 juta atau Rp 484-826,5 miliar.

Boeing 747-400

Boeing 747 dikenal sebagai jumbo jet yang menjadi pesawat penumpang terbesar kedua, setelah A380. Boeing 747-400 merupakan model terbaru Boeing dengan sayap lebih panjang. Terdiri atas empat mesin dengan kecepatan 909 kilometer per jam, pesawat ini mampu terbang antarbenua, misalnya dari New York menuju Hong Kong tanpa henti. Seri ini dipakai pemerintah Brunei Darussalam. Harganya US$ 228-260 juta atau Rp 2,1-2,4 triliun.

Air Force One

Air Force One merupakan kantor terbang Presiden Amerika Serikat. Sejarah penggunaan pesawat kepresidenan Amerika dimulai oleh Franklin D. Roosevelt pada 1910. Pada 1962, masa John F. Kennedy, digunakan jenis Special Air Mission (SAM) 26000. Presiden Barack Obama saat ini memakai Boeing 747-200B dan VC-25 dengan Special Air Mission 28000 dan 29000. Pesawat ini memiliki kecepatan 630 mil per jam dan mampu menempuh jarak 7.800 mil tanpa berhenti.

Interior:

  • Air Force One terdiri atas tiga lantai. Lantai pertama untuk keperluan kargo, lantai kedua untuk ruang penumpang, dan lantai paling atas sebagai tempat peralatan komunikasi.
  • Setiap sudut lantai penumpang didesain bak hotel mewah. Ruang khusus presiden, seperti tempat tidur, kamar mandi, dan ruang kerja, didesain dari kayu luks.
  • Tersedia pula beberapa ruang untuk staf dan dua dapur yang melayani kebutuhan 100 penumpang. Pesawat ini juga dilengkapi ruang medis lengkap dengan meja operasi. Tersedia 85 sambungan telepon, 19 televisi, mesin faks, serta koneksi Internet.

    Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=161871653729



  • Etalase 1/1

    Sebelumnya Selanjutnya

    Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.