Ekonomi dan Bisnis 2/11

Sebelumnya Selanjutnya
text
i
Negosiasi utang antara Indosat dan Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) kemungkinan berakhir di meja hakim. Dua minggu dibicarakan, ternyata pembayaran utang pokok obligasi konversi senilai Rp 150 miliar, yang jatuh tempo 15 Oktober lalu, tetap mentok. Indosat pun memilih jalur hukum sebagai jalan keluar. Sumber di Indosat mengatakan, sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Kepailitan, manajemen TPI diberi waktu 14 hari untuk bernegosiasi lagi. Kalau tak berhasil juga, barulah tuntutan pailit secara resmi akan diajukan ke pengadilan niaga. Obligasi konversi itu diterbitkan stasiun televisi tersebut lima tahun lalu. Indosat membeli 15 buah dengan nilai nominal masing-masing Rp 10 miliar. Dengan kupon bunga 7 persen, obligasi itu bisa dikonversi menjadi saham. Manajer Hubungan Masyarakat Indosat, Radjamin Nasution, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu kabar dari TPI. Sampai Jumat malam pekan lalu, manajemen televisi itu ternyata juga tak datang menyatakan keinginannya apakah akan membayar atau mengajukan penjadwalan utang. Indosat sendiri tidak berniat mengganti obligasi itu menjadi saham, karena mereka tak bergerak di bisnis itu. Disebut-sebut, ada resistansi dari manajemen stasiun televisi itu terhadap masuknya pihak lain menjadi pemegang saham di televisi tersebut.

Reporter Administrator - profile - https://majalah.tempo.co/profile/administrator?administrator=162365878412



Ekonomi dan Bisnis 2/11

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.