Ekonomi dan Bisnis 2/3

Sebelumnya Selanjutnya
text

Memetik Duit dari Sampah Plastik

Model ekonomi sirkular terus didengungkan untuk menekan sampah dunia. Meski potensinya diperkirakan mencapai US$ 4,5 triliun, bisnis ini belum banyak diselami.

i Petugas memilah sampah di Bank Sampah Induk Gesit, Jakarta, 16 Januari lalu./ foto-foto: TEMPO/Hilman Fathurrahman W
Petugas memilah sampah di Bank Sampah Induk Gesit, Jakarta, 16 Januari lalu./ foto-foto: TEMPO/Hilman Fathurrahman W
  • Potensi ekonomi sirkular menjanjikan, tapi belum tergarap. .
  • Unilever kekurangan pasokan sampah plastik untuk membuat kemasan daur ulang.
  • Transaksi Plastic Bank menggunakan blockchain. .

PEMBONGKARAN muatan truk terakhir di Bank Sampah Induk Gesit di kawasan Menteng Pulo, Jakarta Selatan, pada Senin, 27 Januari lalu, serba bergegas. Awak truk harus lekas-lekas menurunkan muatan dan menimbangnya di Bank Gesit jika menginginkan setoran tercatat pada hari itu. Sebentar lagi pusat pengumpulan barang bekas tersebut tutup.

Tiap hari, Bank Gesit menutup jam operasinya pada pukul tiga sore. Menurut Rowie, pegawai Bank Gesit, dalam sehar

...

Reporter Retno Sulistyawati - profile - https://majalah.tempo.co/profile/retno-sulistyawati?retno-sulistyawati=162734527768



Ekonomi dan Bisnis 2/3

Sebelumnya Selanjutnya

Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.