Adonis - majalah.tempo.co

Adonis

Minggu, 11 Maret 2018 00:00 WIB

Malam itu Adonis duduk di Acropole, restoran Yunani di Rue de l’École-de-Médecine, Paris. Sastrawan yang diunggulkan jadi penerima Hadiah Nobel ini, yang menggugah sastra Arab sejak 70 tahun yang lalu, menyambut tamunya dengan sebotol anggur organik. Sikapnya tak berjarak, dan ia bisa kocak. Bersamanya kita akan lupa ia pak tua 88 tahun yang telah menempuh sejarah Timur Tengah yang ganas-bersama puisi yang terpaut tegang dengan zamannya.

Ini pertemuan kami kedua, setelah hampir sedasawarsa. Ia hadiahkan bukunya, Concerto al-Quds, yang versi Arabnya terbit pada 2012. "Ini buku saya yang paling akhir," katanya.

Adonis

Baca Juga

  • Agar Mudik dengan Motor Aman
  • Sorotan Otomatis Lampu Mobil
  • Teror terhadap Ahmadiyah
  • Dana Wakaf Penopang Usaha Mikro
  • Malam itu Adonis duduk di Acropole, restoran Yunani di Rue de l’École-de-Médecine, Paris. Sastrawan yang diunggulkan jadi penerima Hadiah Nobel ini, yang menggugah sastra Arab sejak 70 tahun yang lalu, menyambut tamunya dengan sebotol anggur organik. Sikapnya tak berjarak, dan ia bisa kocak. Bersamanya kita akan lupa ia pak tua 88 tahun yang telah menempuh sejarah Timur Tengah yang ganas-bersama puisi yang terpaut tegang dengan zamannya.

    Ini

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini