Berdoalah dengan Baik dan Benar - majalah.tempo.co ‚Äč

Berdoalah dengan Baik dan Benar

Minggu, 11 Maret 2018 00:00 WIB

DALAM bahasa apakah doa sebaiknya dipanjatkan? Pertanyaan ini muncul karena belakangan ini, baik di media sosial maupun di WhatsApp group, kita kerap menemukan banyak lontaran dalam bahasa Arab. Saat ada yang sakit, ada yang berkata (mendoakan), "Syafakallah (atau syafakillah)." Saat ada yang berulang tahun, beramai-ramai anggota grup mengatakan, "Barakallah fi umrik," atau, "Happy milad." Ketika ada yang mau bepergian, banyak yang berkata, "Fi amanillah."

Tentu saja saya tidak mempersoalkan penggunaan kata-kata berbahasa Arab tersebut. Itu adalah doa yang baik. Dan sebagaimana doa yang baik, kita harus menyambutnya dengan baik pula. Bahkan mengamininya. Apa yang saya tulis kemudian ini sebenarnya lebih membahas apakah kita harus memakai kata-kata tersebut. Atau mungkin pertanyaan lainnya: apakah kata-kata berbahasa Arab itu lebih baik daripada kata-kata yang sama dalam bahasa lain?

Berdoalah dengan Baik dan Benar

Baca Juga

  • Agar Mudik dengan Motor Aman
  • Sorotan Otomatis Lampu Mobil
  • Teror terhadap Ahmadiyah
  • Dana Wakaf Penopang Usaha Mikro
  • DALAM bahasa apakah doa sebaiknya dipanjatkan? Pertanyaan ini muncul karena belakangan ini, baik di media sosial maupun di WhatsApp group, kita kerap menemukan banyak lontaran dalam bahasa Arab. Saat ada yang sakit, ada yang berkata (mendoakan), "Syafakallah (atau syafakillah)." Saat ada yang berulang tahun, beramai-ramai anggota grup mengatakan, "Barakallah fi umrik," atau, "Happy milad." Ketika ada yang mau bepergian, banyak yang berkata, "Fi amanilla

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini