Kemarau Tak Sudah di Cape Town - majalah.tempo.co

Kemarau Tak Sudah di Cape Town

Minggu, 11 Februari 2018 00:00 WIB

ANTREAN masyarakat di sumur umum dan tangki-tangki penampung air hujan menjadi pemandangan umum di seluruh penjuru Cape Town, Afrika Selatan. Mulai 1 Februari lalu, pemerintah kota menerapkan kebijakan penghematan air. Air sumur dilarang dan masyarakat mendapat jatah 50 liter air (sekitar 2,5 galon air mineral) per orang per hari-bandingkan dengan pemakaian air rata-rata di perkotaan di Indonesia, yang sekitar 247 liter per orang per hari.

Kemarau Tak Sudah di Cape Town
Pasokan air bersih di Cape Town tinggal beberapa bulan lagi. Akibat kekeringan dan kebijakan yang keliru.

Baca Juga

  • Resolusi Sepeda
  • Bahan Bakar Limbah Biomassa
  • Kiri-Kanan Tidak Oke
  • Candu PlayStation
  • ANTREAN masyarakat di sumur umum dan tangki-tangki penampung air hujan menjadi pemandangan umum di seluruh penjuru Cape Town, Afrika Selatan. Mulai 1 Februari lalu, pemerintah kota menerapkan kebijakan penghematan air. Air sumur dilarang dan masyarakat mendapat jatah 50 liter air (sekitar 2,5 galon air mineral) per orang per hari-bandingkan dengan pemakaian air rata-rata di perkotaan di Indonesia, yang sekitar 247 liter per orang per hari.

    Bila

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini