Terjebak Pesanan Insang Pari - majalah.tempo.co

Terjebak Pesanan Insang Pari

Senin, 9 Januari 2017 00:00 WIB

TANPA rasa waswas, Goris Dengekae Krova sore itu naik bus menuju Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Dari kampungnya di Lamalera, nelayan 61 tahun ini menempuh perjalanan sekitar dua jam. Ia hendak mengantarkan enam karung insang ikan pari manta kering pesanan pria yang mengaku bernama Akang Mas Bandung.

Goris bertemu dengan lelaki yang baru dia kenal dua pekan itu di Hotel Palm Indah, Lewoleba, pada 22 November lalu. Tapi, bukannya pulang membawa uang hasil penjualan insang pari, malam harinya Goris malah ditangkap polisi. Ia dituduh menjual satwa yang dilindungi. "Saya merasa dijebak," kata Goris ketika menceritakan kejadian itu melalui sambungan telepon, Rabu dua pekan lalu.

Terjebak Pesanan Insang Pari
Nelayan Lamalera ditangkap polisi setelah mengantar pesanan insang ikan pari manta. Konflik penegakan hukum dengan tradisi lokal.

Baca Juga

  • Revisi Pesanan Jokowi
  • Poros Teror Suriah-Surabaya
  • Akuarium Jemaah Pendukung Daulah
  • Pemberontak di Unit Nomor 2
  • TANPA rasa waswas, Goris Dengekae Krova sore itu naik bus menuju Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Dari kampungnya di Lamalera, nelayan 61 tahun ini menempuh perjalanan sekitar dua jam. Ia hendak mengantarkan enam karung insang ikan pari manta kering pesanan pria yang mengaku bernama Akang Mas Bandung.

    Goris bertemu dengan lelaki yang baru dia kenal dua pekan itu di Hotel Palm Indah, Lewoleba, pada 22 November lalu. Tapi, bukann

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini