Jejak Berdarah Lelaki dari Susukan - majalah.tempo.co

Jejak Berdarah Lelaki dari Susukan

Senin, 31 Januari0 2016 00:00 WIB

Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui hilangnya berkas asli dokumen hasil penyelidikan Tim Pencari Fakta Kasus Pembunuhan Munir. Dia berjanji menyerahkan salinannya kepada Presiden Joko Widodo. "Kejahatan yang menyebabkan meninggalnya Munir adalah kejahatan serius. Sebenarnya mencoreng demokrasi kita waktu itu. Tak pelak jadi perhatian masyarakat Indonesia dan dunia," kata Yudhoyono dalam konferensi pers pada 25 Oktober 2016.

Pollycarpus Budihari Priyanto memang dihukum dengan dakwaan pembunuhan berencana. Ia pilot Garuda yang diduga membubuhkan arsenik ke minuman Munir saat nongkrong di Coffee Bean Bandar Udara Changi saat pesawat transit menuju Amsterdam, Belanda. Tapi siapa di belakangnya tak terungkap. Dokumen-dokumen dan percakapan telepon menunjukkan ada peran Badan Intelijen Negara, tapi lagi-lagi sejumlah bukti ini mentah di pengadilan.

Jejak Berdarah Lelaki dari Susukan

Baca Juga

  • Revisi Pesanan Jokowi
  • Poros Teror Suriah-Surabaya
  • Akuarium Jemaah Pendukung Daulah
  • Pemberontak di Unit Nomor 2
  • Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui hilangnya berkas asli dokumen hasil penyelidikan Tim Pencari Fakta Kasus Pembunuhan Munir. Dia berjanji menyerahkan salinannya kepada Presiden Joko Widodo. "Kejahatan yang menyebabkan meninggalnya Munir adalah kejahatan serius. Sebenarnya mencoreng demokrasi kita waktu itu. Tak pelak jadi perhatian masyarakat Indonesia dan dunia," kata Yudhoyono dalam konferensi pers pada 25 Oktober 2016.

    Pollycarp

    ...

    Anda belum login/register untuk berlangganan Majalah Tempo versi Web / Aplikasi.
    info lebih lanjut hubungi : 021-50805999 atau cs@tempo.co.id

    Administrator

    Sign up below to get more articles, get unlimited access in here

    Anda belum register/login, silahkan untuk free artikel di sini