Forgot your password?

Majalah TEMPO
Internasional
Senin, 11 September 2017
Perburuan Orang-orang tanpa Status
Perburuan Orang-orang tanpa Status

PEREMPUAN muda itu menangis sepanjang hari. Semingguan dalam kejaran tatmadaw atau tentara Myanmar dan warga Rakhine yang membencinya, di tepi Sungai Nav yang cokelat berlumpur, Begum Fatia, 25 tahun, baru sadar betapa ia kehilangan laki-laki yang baru dinikahinya, lima orang adik yang disayanginya, serta kedua orang tuanya. Begum adalah warga sebuah desa di Distrik Maungdaw, Negara Bagian Rakhine, Myanmar.

Begum pingsan berkali-kali setelah berhasil melintasi sungai yang memisahkan Myanmar dan…

Anda harus berlangganan Deposit Arsip untuk membaca artikel-artikel di edisi Arsip Tempo. Klik di sini untuk berlangganan: Versi Web | Tempo Media Apps (iOS & Android) | Versi PDF di Tempo Store info lebih lanjut hubungi : 021-536-0409 ext 9 atau cs@tempo.co.id

Arsip
EDISI SEBELUMNYA
Anggaran Hilang, Gizi Buruk Terbilang
Edisi Minggu, 11 Februari 2018

Anggaran Hilang, Gizi Buruk Terbilang

TEMPURUNG kelapa muda menjadi menu makan siang Fransisca Patatcot dan anak lelakinya pada Sabtu dua pekan lalu. Duduk bersebelahan di teras kayu Gereja Santo Petrus Paulus, Distrik Pulau Tiga, Kabupaten Asmat, Papua, mereka asyik mengudap potongan tempurung. Ketika tempurung habis, ia menggantinya dengan menyantap sabut…