Majalah TEMPO | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Hukum



  • Air Susu Dibalas Penjara
    Hukum

    Air Susu Dibalas Penjara

    Bekas Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi Abdurrachman, dan menantunya diduga mengkriminalisasi seorang pengusaha asal Surabaya karena persoalan utang-piutang. Anggodo Widjojo ikut membantu menagih uang.

  • Kalau Ketemu, Nurhadi Kami Tahan
    Hukum

    Kalau Ketemu, Nurhadi Kami Tahan

    Komisi Pemberantasan Korupsi mencari keberadaan bekas Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi Abdurrachman, yang menjadi buron. Pengacaranya berdalih Nurhadi tak mampir ke KPK karena sedang mengajukan permohonan praperadilan.

  • Setelah Babe Mangkir Lagi
    Hukum

    Setelah Babe Mangkir Lagi

    Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan bekas Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi Abdurrachman, sebagai buron. Dia diduga dilindungi personel kepolisian.

  • Ujung Jalan Kampung Sungsang
    Hukum

    Ujung Jalan Kampung Sungsang

    Perubahan garis batas hutan lindung Air Telang di Banyuasin sepanjang 18,8 kilometer oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menguntungkan Ryamizard Ryacudu. Perubahan terjadi saat Ryamizard menjabat Menteri Pertahanan.

  • Terkatung-katung di Gedung Merah Putih
    Hukum

    Terkatung-katung di Gedung Merah Putih

    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri berkeras memulangkan Komisaris Rossa Purbo Bekti meski ditolak Markas Besar Kepolisian RI. Semua pemimpin KPK dilaporkan ke Dewan Pengawas dengan tuduhan melanggar prosedur.

  • Jangan Ganggu Macan Tidur
    Hukum

    Jangan Ganggu Macan Tidur

    Lewat anggota staf kepercayaannya, mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengklarifikasi kepemilikan tanahnya di Banyuasin, Sumatera Selatan. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan mengubah peta hutan jika masyarakat memiliki surat yang sah di kawasan itu.

  • Saudara Tiri dari Surga Pajak
    Hukum

    Saudara Tiri dari Surga Pajak

    PT Inti Indorayon Utama bersalin rupa menjadi PT Toba Pulp Lestari. Meski kemudian dijual, pemiliknya tetap Sukanto Tanoto.

  • Jurus Sulap Ekspor Kayu
    Hukum

    Jurus Sulap Ekspor Kayu

    PT Toba Pulp Lestari Tbk diduga memanipulasi dokumen ekspor bubur kayu ke Cina untuk memindahkan keuntungan mereka ke luar negeri. Sejumlah media yang tergabung dalam IndonesiaLeaks menelusuri kasus ini dalam setahun terakhir.

  • Kode Palsu Bubur Kayu
    Hukum

    Kode Palsu Bubur Kayu

    Sepanjang 2007-2016, PT Toba Pulp Lestari diduga tidak melaporkan dengan benar produk bubur kayu yang dikirim dari Pelabuhan Belawan di Sumatera Utara ke Cina.

  • Selisih Keuntungan Hampir Sama
    Hukum

    Selisih Keuntungan Hampir Sama

    Dokumen yang diperoleh Tim IndonesiaLeaks menyebutkan PT Toba Pulp Lestari Tbk mengekspor dissolving wood pulp (DWP) ke Cina sepanjang 2010-2016.

  • Satu Pokok Dua Produk
    Hukum

    Satu Pokok Dua Produk

    Sejak berdiri, PT Toba Pulp Lestari disebut lebih banyak memproduksi dissolving wood pulp ketimbang bleached hardwood kraft pulp. Harga bubur kayu dissolving lebih mahal.

  • Tersebab Foto di Sidang Peladang
    Hukum

    Tersebab Foto di Sidang Peladang

    Kantor Imigrasi Palangka Raya menahan wartawan situs media lingkungan Mongabay asal Amerika Serikat, Philip Myrer Jacobson, selama tiga hari dengan tuduhan menyalahgunakan visa. Penahanan pertama terhadap jurnalis asing dalam satu dekade terakhir.

  • Kisah Besel Tak Sampai
    Hukum

    Kisah Besel Tak Sampai

    Terdakwa suap proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Muara Enim diduga menyiapkan “uang perkenalan” senilai US$ 35 ribu untuk Firli Bahuri. Pengadilan tak mendalami pertemuan antara Bupati Muara Enim nonaktif Ahmad Yani dan Firli.

  • 'Kuncinya di Elfin'
    Hukum

    'Kuncinya di Elfin'

    Wawancara dengan Maqdir Ismail, Pengacara Bupati Muara Enim Ahmad Yani

  • Salah Kelola Limbah Berbahaya
    Hukum

    Salah Kelola Limbah Berbahaya

    Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun dari rumah sakit di Jawa Timur bermasalah dari hulu hingga hilir. Mengancam kesehatan masyarakat.

    Liputan ini bagian dari program Investigasi Bersama Tempo 4 dan terselenggara berkat kolaborasi Tempo, WartaBromo, dan Free Press Unlimited.Logo 

     

  • Bolpoin Palsu dari Yiwu
    Hukum

    Bolpoin Palsu dari Yiwu

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyita sebuah kontainer berisi bolpoin palsu dari Cina di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Jaringan pemalsu juga mengedarkan barang lancung lain, seperti silet dan lem cair.

  • Dua Kasus di Balik Air Keras
    Hukum

    Dua Kasus di Balik Air Keras

    Motif tersangka penyerang Novel Baswedan diragukan kebenarannya. Dua kasus diduga melatarbelakangi penyiraman air keras.

  • Jejak Gelap Dua Brigadir
    Hukum

    Jejak Gelap Dua Brigadir

    Dua anggota Pasukan Gegana Korps Brigade Mobil Kepolisian Republik Indonesia ditetapkan sebagai tersangka penyiraman air keras ke wajah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan. Meski pengungkapan kasus ini masih diselimuti misteri, polisi yakin tidak salah tangkap.

  • Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Raden Prabowo Argo Yuwono: Mereka Sudah Mengaku
    Hukum

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Raden Prabowo Argo Yuwono: Mereka Sudah Mengaku

    Polisi menyatakan masih menggali motif penyerangan Brigadir Satu Ronny Bugis dan Brigadir Rahmat Kadir Mahulette terhadap Novel Baswedan. Berjanji akan transparan.

  • Dari Mata Elang ke Kelapa Dua
    Hukum

    Dari Mata Elang ke Kelapa Dua

    PADA pengujung 2019, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menahan dua tersangka pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan. Mereka adalah Brigadir Ronny Bugis dan Brigadir Rahmat Kadir Mahulette. Keduanya anggota Gegana Korps Brigade Mobil Kepolisian RI.

  • Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    4 artikel gratis setelah Register.