Majalah TEMPO | Situs Berita Online Indonesia - majalah.tempo.co

Ekonomi

  • Harun di Pelupuk Mata Tak Tampak

    Harun di Pelupuk Mata Tak Tampak

    Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi menutupi keberadaan Harun Masiku dan menyebut dia berada di luar negeri sebelum operasi tangkap tangan. Penelusuran Tempo menunjukkan Harun justru berada di Ibu Kota sepanjang operasi senyap tersebut berlangsung. Mencoba menuntaskan kasus suap terhadap anggota Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan, tim penindakan menghadapi jalan terjal dan tak didukung penuh pimpinan KPK.

  • Mendua

    Mendua

    Seperti dalam kumpulan cerita pendek Mochtar Lubis Senja di Jakarta (1957), kota muncul dalam dua sisi yang pernah disebut Henri Lefebvre: scene, bagian yang ditampakkan, dan obscene, yang ditutupi.

  • Menyambut OTT KPK

    Menyambut OTT KPK

    Kartun: Yuyun Nurrachman

  • Rontok di Ujung Permainan

    Rontok di Ujung Permainan

    Saham di kantong Asabri jeblos ke harga terendah. Akibat tak memiliki kajian penempatan investasi yang memadai.

  • Akrobat Ibu Kota Baru

    Akrobat Ibu Kota Baru

    Presiden Jokowi melibatkan tiga tokoh internasional dalam pembangunan ibu kota baru. Lebih banyak menjadi masalah ketimbang solusi.

  • Datang Asabri Setelah Jiwasraya

    Datang Asabri Setelah Jiwasraya

    Penempatan investasi pada saham-saham bernilai rendah berpotensi merugikan Asabri hingga Rp 16 triliun. Perlu reformasi habis-habisan.

     

  • Momen Ekonomi

    Momen Ekonomi

    Peristiwa penting ekonomi sepekan lalu.

  • Salah Kelola Limbah Berbahaya

    Salah Kelola Limbah Berbahaya

    Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun dari rumah sakit di Jawa Timur bermasalah dari hulu hingga hilir. Mengancam kesehatan masyarakat.

    Liputan ini bagian dari program Investigasi Bersama Tempo 4 dan terselenggara berkat kolaborasi Tempo, WartaBromo, dan Free Press Unlimited.Logo 

     

  • Amuk Banteng Selepas Disergap

    Amuk Banteng Selepas Disergap

    PDIP melakukan serangan balik terhadap operasi tangkap tangan KPK. Menggugat keabsahan tim penindakan.

  • Koordinator Tim Hukum PDIP, I Wayan Sudirta: Kami Babak-Belur

    Koordinator Tim Hukum PDIP, I Wayan Sudirta: Kami Babak-Belur

    SEJUMLAH kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terjerat kasus suap terhadap anggota Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan. Partai banteng membentengi serangan yang mengarah ke mereka dengan membentuk tim hukum khusus, yang diumumkan oleh Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto serta Ketua Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Perundang-undangan Yasonna Hamonangan Laoly pada Rabu, 15 Januari lalu.

  • Pelaksana Tugas Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Ali Fikri: Belum Ada Catatan Harun Kembali

    Pelaksana Tugas Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Ali Fikri: Belum Ada Catatan Harun Kembali

    BERBAGAI kejanggalan mewarnai pengusutan kasus dugaan suap kepada bekas anggota Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan. Komisi Pemberantasan Korupsi mencopot anggota tim satuan tugas penyelidik kasus tersebut, bahkan sebagian di antaranya diperiksa Pengawas Internal KPK. Pun KPK ngotot menyatakan Harun Masiku, tersangka penyuap Wahyu, berada di luar negeri sejak 6 Januari lalu atau dua hari sebelum pencokokan Wahyu. Namun temuan Tempo menunjukkan Harun sudah kembali dari Singapura.

  • Anak Hakim di Kantor Sekjen

    Anak Hakim di Kantor Sekjen

    Harun Masiku tak hanya aktif di politik, tapi juga bergiat di bidang hukum.

  • Bolpoin Palsu dari Yiwu

    Bolpoin Palsu dari Yiwu

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyita sebuah kontainer berisi bolpoin palsu dari Cina di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Jaringan pemalsu juga mengedarkan barang lancung lain, seperti silet dan lem cair.

  • Kepeng Kopong Investasi Asabri

    Kepeng Kopong Investasi Asabri

    Pengelolaan investasi Asabri diduga bermasalah. Kejanggalan sudah lama terdeteksi, melibatkan pelaku di kasus Jiwasraya.

  • Transparansi Omnibus Law

    Transparansi Omnibus Law

    Pembahasan aturan “sapu jagat” yang tertutup menimbulkan kecurigaan. Pemerintah dan DPR harus melibatkan masyarakat.

  • Cupu Memburu Masiku

    Cupu Memburu Masiku

    PIMPINAN Komisi Pemberantasan Korupsi setengah hati menuntaskan kasus dugaan suap anggota Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan, yang ditangkap pada Rabu, 8 Januari lalu. Alih-alih tampil menggebrak dalam sebulan pertama setelah dilantik pada 20 Desember tahun lalu, mereka malah menjegal tim penindakan kasus tersebut. Pimpinan KPK bahkan ikut menutupi keberadaan Harun Masiku, tersangka penyuap Wahyu.

  • Omnibus Law Menuai Kritik

    Omnibus Law Menuai Kritik

    Ringkasan berita sepekan.

  • Gagal Total KPK Jokowi

    Gagal Total KPK Jokowi

    Revisi Undang-Undang KPK membuat komisi antirasuah tak berkutik dalam menangani kasus suap Komisioner KPU. Kecuali pemerintah berubah sikap, hanya keajaiban yang bisa membuat KPK kembali bergigi. 

  • Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin: Saya Bukan Orang Partai

    Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin: Saya Bukan Orang Partai

    Kejaksaan Agung tengah menjadi sorotan publik. Sejak menangani kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada 17 Desember 2019, lembaga penuntut umum yang dipimpin Sanitiar Burhanuddin ini bergerak cepat.

  • Keberuntungan Ganda di Awal 2020

    Keberuntungan Ganda di Awal 2020

    Yopie Hidayat
    Kontributor Tempo

  • Peristiwa Internasional dalam Sepekan

    Peristiwa Internasional dalam Sepekan

    Peristiwa penting dunia dalam sepekan ini: dari sidang pemakzulan Donald Trump di Senat, perombakan konstitusi Rusia oleh Vladimir Putin, hingga diadilinya mantan Kepala Kepolisian Nasional Filipina dalam kasus perang melawan narkotik.

  • Drama Pelarian Sang Kaisar

    Drama Pelarian Sang Kaisar

    Mantan bos Nissan, Carlos Ghosn, kabur dari tahanan rumah di Jepang. Melibatkan tentara Baret Hijau Amerika Serikat.

  • Syair dari Melanesia

    Syair dari Melanesia

    Garin Nugroho menyutradarai pentas teater Planet-Sebuah Lament yang bertutur soal kehilangan pascabencana. Semua penampil dan segala perlengkapan pendukung pentas ini bersumber dari ragam budaya timur Indonesia.

  • Inovasi Aparatur Kita

    Inovasi Aparatur Kita

    Inovasi sampai mati.

  • Banyak Jalan Turunkan Hujan

    Banyak Jalan Turunkan Hujan

    Banyak metode untuk menyemai awan yang akan menghasilkan hujan selain menggunakan pesawat terbang penebar bubuk garam. Departemen Modifikasi Cuaca Cina mengklaim sukses memakai roket.

  • Sayuran Inggris dan Ikan Korea

    Sayuran Inggris dan Ikan Korea

    Tsai Ing-wen mengungguli kandidat dari Partai Kuomintang dalam pemilihan Presiden Taiwan. Ditolong faktor sikap keras Cina dan protes berdarah di Hong Kong.

  • Penyemai Bibit Muda

    Penyemai Bibit Muda

    Dirja Wihardja berasal dari keluarga atlet angkat besi. Berfokus pada talenta muda.

  • Jusuf Kalla, Basoeki Hadimoeljono, Suahasil Nazara

    Jusuf Kalla, Basoeki Hadimoeljono, Suahasil Nazara

    Pelantikan Wakil Menteri Keuangan menjadi anggota Dewan Komisioner OJK, pengukuhan guru besar, serta penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada Jusuf Kalla dan Basoeki Hadimoeljono.

  • Plastik

    Plastik

    GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan aturan pelarangan penggunaan kantong plastik sekali pakai di pusat belanja, pasar swalayan, ataupun pasar rakyat pada awal Januari lalu. Meski baru berlaku pada Juli 2020, aturan yang tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Nomor 142 Tahun 2019 itu dikritik Kementerian Perindustrian. Menurut Kementerian, pelarangan penggunaan kantong plastik tidak berkorelasi dengan pengurangan sampah. Di luar polemik itu, sampah plastik mengancam kelangsungan hidup biota laut. Sebanyak 1 juta burung dan 100 ribu biota laut mati gara-gara memakan sampah plastik.

  • Supaya Koruptor Jera

    Supaya Koruptor Jera

    Penayangan wajah koruptor di televisi pernah menuai polemik.

  • Tas Mobil Antibanjir

    Tas Mobil Antibanjir

    Agar mobil tidak terendam banjir, pemilik perlu melindunginya dengan tas antibanjir berikut ini.

  • Surat-surat dengan Mangkunegara VII

    Surat-surat dengan Mangkunegara VII

    JAAP Kunts akrab dengan Mangkunegara VII  karena keduanya punya gairah yang sama terhadap budaya Jawa.

  • Tiga Setengah Jam dari Martin Scorsese

    Tiga Setengah Jam dari Martin Scorsese

    Konon inilah film terakhir sutradara Martin Scorsese. Satu versi jawaban ke mana menghilangnya tokoh buruh Jimmy Hoffa. Memperoleh 10 nominasi Academy Awards tahun ini.

  • Jaap Kunst yang Terlupakan

    Jaap Kunst yang Terlupakan

    LEBIH dari seratus tahun silam, Jakob “Jaap” Kunst menjejakkan kaki di Nusantara. Sarjana hukum kelahiran Groningen, Belanda, itu datang ke Hindia Belanda pada 1919 untuk menjalani tur bersama grup musiknya. Sementara dua rekannya kembali ke Belanda, Jaap, pemain biola, memilih tinggal di Indonesia. Usianya 28 tahun ketika dia terpikat pada gamelan Jawa dan memutuskan menyelami alat musik tersebut. Jaap juga mendokumentasikan alat musik tradisi lain. Ia pergi ke pelosok Jawa, Sumatera, Kalimantan, Nusa Tenggara, Bali, juga Papua. Jaap merekam bebunyian dari alat musik tersebut dengan silinder lilin dan piringan hitam, yang sebagian dipampang dalam pameran “Melacak Jejak Jaap Kunst: Suara dari Masa Lalu” di Museum Nasional, Jakarta, 28 November 2019-10 Januari 2020. Semangat Jaap, buku-buku yang ia terbitkan, dan segudang arsipnya menjadi cikal-bakal munculnya istilah “etnomusikologi”.

  • Ari Fahrial Syam: Pantun Antitegang

    Ari Fahrial Syam: Pantun Antitegang

    Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Profesor Ari Fahrial Syam membacakan pantun jenaka setiap selesai memimpin sidang promosi doktor. Cara ini terbukti ampuh untuk meredakan ketegangan yang menyelimuti peserta sidang dan keluarganya.

  • Gloria Emanuelle Widjaja: Berkah Menjadi Atlet

    Gloria Emanuelle Widjaja: Berkah Menjadi Atlet

    Sebelum memutuskan menjadi atlet bulu tangkis, Gloria Emanuelle Widjaja pernah beberapa kali disarankan terjun ke dunia modeling. Postur tubuhnya yang menjulang setinggi 182 sentimeter sebenarnya mendukung dia menjadi model.

  • Identitas

    Identitas

    Indonesia adalah sebuah identitas! Sebagai identitas, Indonesia melekat pada setiap unsur yang ada di dalamnya.

  • Lika-liku Transaksi Obat Aborsi

    Lika-liku Transaksi Obat Aborsi

    Obat aborsi marak dijual di media sosial, bahkan di toko online. Permintaan yang membeludak dan banyaknya celah pengawasan membuat pasar gelap obat peluruh janin ini tumbuh subur.

    Artikel ini terselenggara atas kerja sama Tempo, Change.org, dan KitaBisa.com melalui program kolaborasi Bongkar!

  • Pelacak Praktis Gelatin Babi

    Pelacak Praktis Gelatin Babi

    Sensor dalam detektor mampu mengenali gelatin babi dalam waktu singkat. Biaya pengujian sampel bisa ditekan.

     

  • Lambert Grijns: Suka Tempe dan Tahu

    Lambert Grijns: Suka Tempe dan Tahu

    Sejak berdinas di Jakarta empat bulan lalu, Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Lambert Grijns, mengakrabi tahu, tempe, dan makanan nabati lain. Ia meneruskan kebiasaannya tidak menyantap daging.

  • Undangan yang Tertahan

    Undangan yang Tertahan

    PDIP ngotot menjadikan Harun Masiku sebagai anggota DPR terpilih. Bersiasat melalui tafsir putusan Mahkamah Agung.

  • Tak Jaya di Natuna

    Tak Jaya di Natuna

    Pemerintah tak kompak menghadapi manuver kapal-kapal Cina di Laut Natuna Utara. Problem lawas yang terus berulang.

  • Di Bawah Lindungan Tirtayasa

    Di Bawah Lindungan Tirtayasa

    Komisi Pemberantasan Korupsi urung menangkap Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam suap untuk komisioner Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan. Penyelidik justru ditangkap oleh sekelompok polisi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian. Pemimpin lembaga antikorupsi mengabaikan bukti-bukti dugaan keterlibatan Hasto.

  • Sigi Mengalir sampai Pengawas

    Sigi Mengalir sampai Pengawas

    Audit investigasi kasus Jiwasraya dimulai. Para pengawas lembaga keuangan dan badan usaha milik negara turut menjadi sasaran pemeriksaan.

  • Lobi Berujung Rasuah

    Lobi Berujung Rasuah

    MESKI Undang-Undang Pemilihan Umum menyatakan bahwa pengganti calon legislator meninggal adalah calon legislator peraih suara terbanyak berikutnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan meminta Komisi Pemilihan Umum menggantinya dengan calon pilihan partai. Dengan begitu, PDIP bisa mengganti Nazarudin Kiemas, calon legislator peraih suara terbanyak di daerah pemilihan Sumatera Selatan I yang meninggal dua pekan sebelum pencoblosan pada 2019, dengan Harun Masiku, peraih suara urutan kelima.

    Untuk memuluskannya, kader banteng melobi komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Meski permohonan itu berakhir kandas pada 7 Januari lalu, besel telah dicairkan. Setelah memastikan aliran uang, Komisi Pemberantasan Korupsi bergegas menggulung Wahyu dan sejumlah orang pada Rabu, 8 Januari lalu.

  • Kota

    Kota

    Jakarta tak dibangun seperti Paris didesain Haussmann di pertengahan abad ke-19: kota yang direkonstruksi secara menyeluruh, konsisten, dan mahal. Jakarta adalah hasil kuasi-planologi, kombinasi yang hilang bentuk, antara rancangan dan tanpa rancangan.

  • Ada Cina di Natuna

    Ada Cina di Natuna

    Kartun: Yuyun Nurrachman

  • Menanti Kelahiran Super App Asia

    Menanti Kelahiran Super App Asia

    Model bisnis super app di Cina mulai berkembang di Asia Tenggara. Keberadaan Grab dan GoJek mengancam industri perbankan konvensional.

  • Jejak Hasto dan Puyer Kupu-kupu

    Jejak Hasto dan Puyer Kupu-kupu

    Dugaan suap kepada anggota Komisi Pemilihan Umum menyeret sejumlah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Megawati Soekarnoputri meminta kadernya tak mengambil keuntungan pribadi.

  • Air di Teras dan Rambut Lepek

    Air di Teras dan Rambut Lepek

    Perang antara penentang dan pendukung Anies Baswedan terjadi di media sosial. Melibatkan jajaran pemerintah DKI.

  • Hary Prasetyo Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) 2008-2018: Saya Harus Cari Return Tinggi

    Hary Prasetyo Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) 2008-2018: Saya Harus Cari Return Tinggi

    LAMA tak muncul di muka publik, Hary Prasetyo berubah penampilan. Dia membiarkan dagunya penuh jenggot, yang mulai memutih. Menampik kabar bahwa ia kabur ke London, pria 50 tahun ini angkat suara tentang krisis keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang diduga akibat praktik lancung dalam pengelolaan dana investasi nasabah saat dia menjabat direktur keuangan pada 2008-2018. Kasus ini pula yang membuatnya dicegah bepergian ke luar negeri.

    Kepada Retno Sulistyowati, Khairul Anam, Putri Adityowati, dan Ghoida Rahmah dari Tempo, Hary menegaskan bahwa kondisi keuangan perusahaan sudah buruk ketika dia masuk. “Ada peninggalan shortfall Rp 5,7 triliun,” ujarnya di Jakarta, Kamis, 9 Januari lalu.

  • Duo di Investasi Portofolio

    Duo di Investasi Portofolio

    Badan Pemeriksa Keuangan menyorot transaksi Jiwasraya pada saham yang terafiliasi dengan Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat. Mencuat juga dalam dugaan prahara baru investasi Asabri.

  • Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto: Kami Menunggu Proses di KPK

    Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto: Kami Menunggu Proses di KPK

    Hasto Kristiyanto sempat menghilang setelah komisioner Komisi Pemilihan Umum, Wahyu Setiawan, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi. Dikabarkan bersembunyi di kompleks Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

  • Bersekongkol Menyelamatkan Hasto
  • Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko: Nama Saya Ada di Mana-mana

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko: Nama Saya Ada di Mana-mana

    Insiden masuknya kapal-kapal ikan dan penjaga pantai Cina ke perairan Natuna, Kepulauan Riau, sejak akhir Desember 2019 mengingatkan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pada sejarah Kerajaan Sriwijaya berabad-abad silam. Dulu, ketika Sriwijaya sibuk memerangi Kerajaan Mataram Kuno di Pulau Jawa, kekuasaannya di Selat Malaka lepas ke tangan Tiongkok.

  • Kebebasan Beragama Terancam

    Kebebasan Beragama Terancam

    Ringkasan peristiwa sepekan.

  • Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar: Kami Harus Mendapat Izin Dewan Pengawas

    Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar: Kami Harus Mendapat Izin Dewan Pengawas

    Rencana KPK menangkap Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto gagal total. Pimpinan KPK tak mengetahui keberadaan Hasto di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian.

  • Bahaya Kasus Jiwasraya

    Bahaya Kasus Jiwasraya

    Skandal Jiwasraya adalah cermin buruknya pengawasan industri jasa keuangan. Kepercayaan investor terhadap pasar finansial bisa luntur.

  • Peter Pan dari Manchester

    Peter Pan dari Manchester

    Perbuatan Reynhard Sinaga menjadi kasus pemerkosaan terbesar dalam sejarah Inggris. Bersenjatakan racun rahasia.

  • Antisipasi Ketegangan Amerika dan Iran

    Antisipasi Ketegangan Amerika dan Iran

    Pembunuhan Soleimani mesti dikutuk. Indonesia perlu bersiap menghadapi dampak konflik Amerika Serikat dan Iran jika eskalasinya meningkat.

  • Di Laut Kita Ribut

    Di Laut Kita Ribut

    BERKALI-kali Presiden Joko Widodo mengunjungi Laut Natuna Utara, tapi pelanggaran kedaulatan wilayah di sana tak pernah berhenti. Tujuh negara mengklaim memiliki sebagian perairan yang dikenal sebagai Laut Cina Selatan itu. Menginisiasi forum dialog sejak 1990-an, Indonesia belum berhasil merumuskan resolusi untuk konflik Laut Natuna Utara.

  • Komandan Bayangan dari Kerman

    Komandan Bayangan dari Kerman

    Mayor Jenderal Qasim Soleimani tewas akibat serangan drone Amerika Serikat. Arsitek di balik kuatnya pengaruh Iran di Timur Tengah.

  • Debat Kusir Soal Banjir

    Debat Kusir Soal Banjir

    Pengendalian banjir di Ibu Kota merupakan kebijakan jangka panjang. Gubernur Anies Baswedan terjebak retorika.

  • Lensa Kontak Mendatarkan Kornea

    Lensa Kontak Mendatarkan Kornea

    Lensa kontak ortho-k bisa membuat mata rabun jauh menjadi normal sementara. Mengurangi kecepatan pertambahan minus.

     

  • Buntut Perseteruan Lama

    Buntut Perseteruan Lama

    Perseteruan Iran dan Amerika Serikat dimulai ketika Ayatullah Khomeini menjatuhkan Shah Reza Pahlevi dalam Revolusi Islam Iran 1979.

  • Dari Dwifungsi TNI sampai Keluarga Harmonis

    Dari Dwifungsi TNI sampai Keluarga Harmonis

    Dari penghapusan Dwifungsi TNI sampai menciptakan keluarga harmonis.

  • Lari Cepat Pemain Kekar

    Lari Cepat Pemain Kekar

    Bertubuh besar dan bisa berlari cepat, pemain sepak bola Adama Traore pernah ditawari bermain olahraga American football. Pernah mandek di Barcelona, ia malah moncer bersama klub Liga Primer Inggris, Wolverhampton Wanderers, dan diincar klub-klub elite.

  • Laris Utang di Tengah Perang

    Laris Utang di Tengah Perang

    Yopie Hidayat
    Kontributor Tempo 

  • Pelantikan, Pengukuhan dan Kabar Duka

    Pelantikan, Pengukuhan dan Kabar Duka

    Mari Elka Pangestu ditunjuk sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Ria Irawan dan Mien Sugandhi meninggal. 

  • Harimau

    Harimau

    VIDEO Alshad Kautsar Ahmad yang memamerkan harimau Benggala di kanal YouTube menuai kontroversi. Video yang diunggah pada akhir Desember 2019 oleh sepupu pesohor Raffi Ahmad itu telah ditonton 2,7 juta kali. Kalangan aktivis satwa mempertanyakan legalitas serta kelayakan rumah Alshad sebagai tempat memelihara hewan yang masuk kategori genting itu. Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat Ammy Nurwati menyatakan Alshad telah memperoleh izin  menangkar harimau Benggala koleksi Kebun Binatang Bandung. Harimau kita makin terancam punah karena berkonflik dengan manusia.

  • Demi Cintanya pada Jawa

    Demi Cintanya pada Jawa

    Sejarawan Merle Calvin Ricklefs meninggal dengan mewariskan ratusan buku, artikel jurnal, serta tulisan tentang sejarah Jawa dan Islam yang sangat berharga. Memperkenalkan rekonstruksi akademis tentang sejarah Indonesia.

  • Dari Den Kisot hingga Gang Patos

    Dari Den Kisot hingga Gang Patos

    BOLEH dibilang, sepanjang 2019, tak begitu banyak karya seni yang mengejutkan. Meski begitu, dunia seni Indonesia terus mengalami penyegaran dan berupaya menjelajahi wilayah estetik baru. Dalam seni pertunjukan muncul sebuah pentas wayang golek yang menampilkan kisah Don Quixote karya sastrawan Spanyol, Miguel de Cervantes. Di jagat seni rupa, ada seniman yang terus konsisten mengeksplorasi bunyi sebagai medium seninya. Lalu, di ranah sastra, para penulis muda menyuguhkan karya prosa berbentuk novelet atau novela—format novel yang ringkas tapi bila disajikan dengan terampil bisa memiliki lapisan-lapisan cerita yang dalam. Tempo mengundang para pengamat untuk menyeleksi dan mendiskusikan nomine sebelum memilihnya untuk dinobatkan sebagai karya dan tokoh seni pilihan.

  • Trauma yang Bergerak Lincah antara Lirisisme dan Narativisme

    Trauma yang Bergerak Lincah antara Lirisisme dan Narativisme

    Puisi-puisi Deddy Arsya mengeksplorasi trauma sejarah masyarakat Minangkabau. Deddy mampu bergerak rileks antara masa silam dan masa kini. Ia mampu menguraikan kisah dengan ungkapan-ungkapan padat serta merinci peristiwa dengan citraan-citraan menarik. Ia juga mampu mengolah pengaruh penyair sebelumnya dan menemukan yang khas miliknya.

  • Nominasi Karya Sastra Prosa dan Puisi Pilihan Tempo 2019

    Nominasi Karya Sastra Prosa dan Puisi Pilihan Tempo 2019

    Tempo memilih karya sastra unggulan yang diterbitkan sepanjang 2019.

  • Masa Depan Bahasa

    Masa Depan Bahasa

    Mungkin, 10 ribu tahun lagi, kita seperti kembali ke masa lalu, ketika gambar-gambar di gua digunakan untuk berkomunikasi.

  • Panas Dingin Negeri Tirai Bambu

    Panas Dingin Negeri Tirai Bambu

    Pusat industri Cina, Zouping dan beberapa daerah tetangganya, kini menjadi hotspot atau penampungan perusahaan-perusahaan yang mengalami gagal bayar (default). Ekspansi agresif yang dilakukan selama bertahun-tahun belakangan membuat Cina kini ada dalam dilema untuk menyelamatkan mereka atau tidak.

  • Adamas Belva Syah Devara: Sumbang Gaji

    Adamas Belva Syah Devara: Sumbang Gaji

    Adamas Belva Syah Devara mengalokasikan seluruh gaji dan tunjangannya sebagai anggota staf khusus presiden generasi milenial untuk usaha kecil dan menengah dalam bentuk program CiptaNyata.

     

  • Bujuk Rayu Bernama Media Sosial

    Bujuk Rayu Bernama Media Sosial

    Perkembangan media sosial membawa beragam dampak buat penggunanya. Ada yang kehilangan pekerjaan, namun ada yang mendapat jejaring profesional baru.

  • Perkakas Elektronik Unik Mutakhir

    Perkakas Elektronik Unik Mutakhir

    Dalam pameran elektronik terbesar di dunia, Consumer Electronics Show 2020 di Las Vegas, Nevada, 7-11 Januari lalu, terdapat 249 produk baru yang diluncurkan. Produk-produk baru yang unik itu mencuri perhatian media dan pengunjung.

  • Subyek Bunyi Julian Abraham Togar

    Subyek Bunyi Julian Abraham Togar

    Julian Abraham Togar menampilkan karya-karya instalasi yang mengeksplorasi bunyi dalam kehidupan sehari-hari. Togar menyebutnya  karya instalasi bunyi konkret.

  • Den Kisot, Teater Boneka yang Lengkap

    Den Kisot, Teater Boneka yang Lengkap

    Sebagai sutradara, Endo Suanda menciptakan teater dengan keyakinan yang klasik: pertunjukan adalah perpaduan semua unsur seni yang dilibatkan. Juga yang bukan seni: penonton.

  • Kemiskinan, dari Dekat, Terdengar Nyaring

    Kemiskinan, dari Dekat, Terdengar Nyaring

    Susastra kaum muda di luar arus utama terus menyeruak, dengan gejala estetik berbeda, meski temanya klasik: empati terhadap kelas bawah. Benarkah Dekat & Nyaring produk method writing?

  • Davina Veronica: Demi Menyelamatkan Kucing
  • Baskara Mahendra: Takut Kecewa
  • Jati Diri Isyana

    Jati Diri Isyana

    LEXICON merupakan album pembuktian Isyana Sarasvati. Ia berpisah dengan gaya pop yang melekat dalam dua album sebelumnya. Dalam album ini, ia menunjukkan talentanya bermain musik klasik.

  • Album yang Direkomendasikan

    Album yang Direkomendasikan

    SELAIN memilih LEXICON milik Isyana Sarasvati sebagai Album Pilihan Tempo 2019, kami merekomendasikan sembilan album nomine.

     

  • Kapal Asing di Perairan Indonesia

    Kapal Asing di Perairan Indonesia

    Kapal-kapal asing kerap mencuri ikan di perairan Indonesia.

  • Perekam Irama Jantung Mini

    Perekam Irama Jantung Mini

    Dosen Telkom University membuat perangkat praktis untuk merekam kelainan irama jantung (aritmia). Begitu mendeteksi aritmia berbahaya, sistem langsung mengirim peringatan ke dokter atau keluarga pasien.

  • Gus Dur Setelah Satu Dekade

    Gus Dur Setelah Satu Dekade

    Banyak orang dan kelompok masyarakat meneruskan ajaran Abdurrahman Wahid mengenai toleransi dan pluralisme. Teladan bagi Republik.

  • Dua Kasus di Balik Air Keras

    Dua Kasus di Balik Air Keras

    Motif tersangka penyerang Novel Baswedan diragukan kebenarannya. Dua kasus diduga melatarbelakangi penyiraman air keras.

  • Jejak Gelap Dua Brigadir

    Jejak Gelap Dua Brigadir

    Dua anggota Pasukan Gegana Korps Brigade Mobil Kepolisian Republik Indonesia ditetapkan sebagai tersangka penyiraman air keras ke wajah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan. Meski pengungkapan kasus ini masih diselimuti misteri, polisi yakin tidak salah tangkap.

  • Nakal Kata Si Tukang Tendang

    Nakal Kata Si Tukang Tendang

    Inayah Wahid mewarisi kekocakan Gus Dur. Menggunakan keistimewaannya sebagai putri mantan presiden.

  • 500 Tahun yang Lalu
  • Gorengan Saham Berbuah Cekal

    Gorengan Saham Berbuah Cekal

    Dua pengusaha swasta masih masuk daftar cekal Kejaksaan Agung dalam kasus Jiwasraya. Dilatarbelakangi penempatan dana di sejumlah portofolio berisiko.

  • Bah Pembuka Tahun

    Bah Pembuka Tahun

    Curah hujan ekstrem dan mandeknya proyek pengendalian banjir menyebabkan Jakarta dan sekitarnya terendam lagi. Diperparah oleh tidak siapnya pemerintah menangani bencana itu meski sudah diperingatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

  • Berebut Uang Udang Karang

    Berebut Uang Udang Karang

    Menteri Edhy Prabowo berencana mengubah aturan lobster peninggalan Susi Pudjiastuti. Melibatkan lobi-lobi para pengusaha.

  • Teknologi Braille untuk Penyandang Tunanetra

    Teknologi Braille untuk Penyandang Tunanetra

    Peralatan modern kini telah mengakomodasi huruf braille sehingga dapat digunakan para penyandang tunanetra.

  • Ambles

    Ambles

    Banjir yang menggenangi wilayah Jakarta dan sekitarnya pada 1 Januari 2020 bukan sepenuhnya karena cuaca ekstrem.

  • Banjir 2020

    Banjir 2020

    Kartun: Yuyun Nurrachman

  • Generasi Kedua Ad-Dakhil

    Generasi Kedua Ad-Dakhil

    Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dihormati karena menghilangkan berbagai diskriminasi dan intoleransi. Meneruskan jejaknya, empat putri Gus Dur aktif di sejumlah gerakan yang mengembangkan toleransi dan menjaga pluralisme.

  • Anda memiliki 3 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

    8 artikel gratis setelah Register.