Tak betah dipingit

G.r.a. retno astrini, 26, putri bungsu alm. mangkoenagoro viii akan disunting yang mulia tunku abu bakar, 28, dari kesultanan johor, malaysia. akad nikah dan upacara akan berlangsung di solo.

Sabtu, 3 November 1990

GUSTI Raden Ajeng Retno Astrini benar-benar putri. Maksudnya, di dalam maupun di luar keraton, putri bungsu almarhum Mangkoenagoro VIII ini memang biasa dipanggil Putri. Cuma, Astrini, 26 tahun, ternyata putri keraton yang tak betah "dipingit" di lingkungan keraton. Selepas SMA, Astrini sempat kuliah empat bulan di Universitas Sebelas Maret Solo. Setelah itu, ia kabur ke Los Angeles AS untuk belajar interior design di American College...

Berita Lainnya