Jalan Lurus Menindak Teroris

Rencana revisi Undang-Undang Terorisme berpotensi melanggar hak asasi manusia. Payung hukum yang ada sudah memadai.

Senin, 29 Agustus 2011

KOMUNITAS internasional mengakui prestasi Indonesia dalam memerangi terorisme. Aparat penegak hukum kita tak memakai beleid keamanan internal yang rawan disalahgunakan. Untuk menjebloskan para tersangka teroris pun, tak perlu penjara superketat ala Bagram dan Guantanamo. Tak ada pula penyiksaan dan pelecehan seperti kerap dilakukan badan intelijen Amerika Serikat, CIA.

Pengadilan untuk para tersangka teroris juga dilakukan secara transparan. Ra

...

Berita Lainnya