Drama tanpa dor

Banyak renungan baru tentang demokrasi pancasila selama su MPR. Akibat dobrakan PPP ketika mencalonkan J. Naro sebagai wapres, ada proses tarik-ulur dalam mencari rumusan terbaik demokrasi pancasila.

Sabtu, 19 Maret 1988

PERHELATAN besar itu selesai. Sebelas hari bersidan, MPR akhirnya menetapkan BHN serta memilih presiden dan wakil presiden untuk periode 1988-1993. Tak terdengar bunyi "dor". Tak ada poster atau teriakan pengunjuk rasa. Tidak pula kusut masai. Banyak yang merasa lega. Memang ada ketegangan selama sidang, tatkala F-PP memaksakan voting dan memunculkan J. Naro sebagai calon wapres. Namun, ketegangan itu justru membuat SU MPR kali i...

Berita Lainnya