Novel di Catatan Sang Loyalis

Sutarman disebut ikut bertanggung jawab dalam rekayasa kasus penyidik komisi antikorupsi. Menolak membuka pemberi perintah.

Senin, 21 Oktober 2013

KETIKA "diinterogasi" Komisi Kepolisian Nasional pada Juni lalu, Komisaris Jenderal Sutarman tetap tutup mulut. Diundang sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, ia dicecar pertanyaan: siapa pemberi perintah penangkapan Novel Baswedan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, pada 5 Oktober tahun lalu.

Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI itu hanya menjawab, "Demi Tuhan, bukan saya yang memberi perintah. Itu perintah atasan."

...

Berita Lainnya