Aceh: Islam dan Nasionalisme

Minggu, 17 Agustus 2003

Isa Sulaiman Sejarawan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

BILA sejarah tak mau terperangkap dalam tapal batas antikuarianisme, perlu dilakukan generalisasi. Itulah yang dilakukan Steenbrink dalam kolomnya, Dari Lada ke Kalam Allah, Dengan titik tolak konflik antara Houtman bersaudara dan Sultan Aceh (1599), ia menyimpulkan pertikaian pendapat sekitar soal-soal praktis telah beralih menjadi konflik pribadi dan agama. Secara amat beran

...

Berita Lainnya