Mempersoalkan Sipil Bersenjata

Ribuan orang tak cuma pasang ikrar setia, tapi juga pasang badan menentang GAM. Mereka dilatih militer, bersenjata, dan siap membunuh. Pengaman swakarsa atau milisi bersenjata?

Minggu, 29 Juni 2003

MEREKA datang berbondong-bondong dengan puluhan truk dan kendaraan bak terbuka dari berbagai desa. Kepala mereka diikat dengan kain merah-putih. Berpuluh spanduk dibentangkan. Isinya mendukung masuknya kawasan mereka ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia—istilah yang kerap dipakai aparat militer dengan singkatan NKRI. Sejumlah orang tampak memegang handy talkie mengatur ribuan orang yang memadati lapangan Gelanggang Musara Alun, Takengo

...

Berita Lainnya