Setelah Cap Pembangkang Dilekatkan

Pemeluk Parmalim susah memperoleh akta perkawinan dan akta kelahiran. Membangun rumah ibadah pun tak bisa.

Senin, 14 Agustus 2006

Diperlakukan kurang adil bukan cerita baru bagi Jaya Damanik, 39 tahun. Sejak duduk di bangku sekolah dasar di kampung halamannya di Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, ia bingung tiap kali harus mengikuti pelajaran agama.

Mayoritas teman di kelasnya meng-ikuti pelajaran agama Kristen. Lanta-ran tak menganut Kristen, bersama beberapa anak lain-yang biasanya beragama Islam-ia keluar kelas. Me-re-ka kemudian dikumpulkan untuk mengikuti

...

Berita Lainnya