Nyala yang Tak Redup

Senin, 1 Desember 2008

LIMA tahun lalu, nasib buruk membawa Nuryanto ke rumah tahanan Salemba, Jakarta Pusat. Dalam sebuah tawuran, dia kedapatan membawa senjata tajam. Meski mengelak bukan miliknya, Nur sulit berkelit.

Dia pun mendekam di sana selama empat bulan. Waktu yang teramat singkat, sebenarnya. Namun dia mendapatkan dunia baru yang menakjubkan: putaw.

Kenikmatan mengalahkan rasa takutnya. Di balik jeruji, Nuryanto berbagi jarum suntik dengan kawan-kawannya. Seor

...

Berita Lainnya