Desain badai salju lebih unggul

Ahli pesawat as, nasa kagum dan curiga atas keberhasilan pesawat ulang-alik tanpa awak milik uni soviet, buran. dituduh menjiplak teknologi ulang-aliknya padahal roket pendorongnya, energia beda.

Sabtu, 26 November 1988

ASAP putih menyembur, suara mesin menderu, lalu penjelajah antariksa Buran melesat terbang ke langit. Setelah mengitari bumi dua kali putaran, pada ketinggian sekitar 250 km, pesawat ruang angkasa berlogo CCCP itu berhasil pulang ke tanah kelahirannya, Uni Soviet, lewat sebuah pendaratan yang mulus. Perjalanan ulang-arik Selasa pekan lalu itu makan waktu 3 jam 25 menit. Keberhasilan Buran, yang berarti "Badai Salju", dalam pen...

Berita Lainnya